Senin, 23 Mei 2022 16:01

Akademisi UI: Tiga Tahun Indonesia Tidak Impor Beras, Pemerintah Buktikan Kinerjanya

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pertanian merupakan sektor yang paling strategis dalam mewujudkan Indonesia berdaulat dari aspek apa pun.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Peneliti dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), Riyanto, menilai salah satu keberhasilan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai Menteri Pertanian (Mentan) adalah meningkatnya produksi beras nasional sehingga Indonesia mampu menahan impor selama tiga tahun berturut-turut.

"Biasanya Indonesia impor, tapi di zaman Pak SYL saya melihat beras kita cukup, bahkan cenderung surplus. Semua bisa dikendalikan dan dalam waktu tiga tahun terakhir kita sudah tidak impor," kata Riyanto, Ahad (22/5/2022).

Menurut Riyanto, pertanian merupakan sektor yang paling strategis dalam mewujudkan Indonesia berdaulat dari aspek apa pun. Termasuk aspek keamanan dan ketertiban. Tanpa pangan semua orang akan kebingungan dan negara bisa mengalami kebangkrutan.

Baca Juga : BAKN DPR RI Apresiasi Meningkatnya Kesejahteran Petani

"Saya kira posisi Indonesia sudah cukup bagus dan berjalan lebih cepat dari biasanya. Pangan kita cukup dan semua bisa dikendalikan. Inilah bukti kerja pemerintah, disektor pertanian. Selain Mentan SYL juga bisa menyelesaikan semua arahan dan perintah Presiden Jokowi (Joko Widodo)," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus Tauhid, menyampaikan terima kasih atas perhatian Menteri SYL terhadap pembangunan pertanian nasional, khususnya pertanian di wilayah Banten.

 

Menurutnya, Provinsi Banten sendiri sudah membuktikan bahwa di eranya Mentan SYL mampu menunjukkan kinerja peningkatan produksi padi yang jauh lebih baik, bahkan berada di tiga besar dalam delta produksi padi nasional

Baca Juga : Gubernur Anies Apresiasi Langkah Cepat Kementan Siapkan Pangan Jelang Idul Adha

Apalagi, perhatian Presiden Jokowi dan juga Mentan SYL terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia sangatlah besar sehingga produksi dan kesejahteraan petani kian waktu kian meningkat.

Sponsored by MGID

"Saya yakin dan sangat optimis pertanian di bawah arahan Bapak Presiden dan juga Pak Menteri SYL bisa menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang. Pertanian kita akan semakin hebat, maju, mandiri dan modern," katanya.

Presiden Jokowi menyatakan, Indonesia sudah tidak mengimpor beras selama tiga tahun terakhir setelah sebelumnya mengimpor 1,5-2 juta ton beras tiap tahunnya. Ia berharap, capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan menggenjot produktivitas dalam negeri. (*)

#Kementerian Pertanian #Syahrul Yasin Limpo