Sabtu, 21 Mei 2022 15:24

Pemkab Gowa Perkuat Kemampuan Petugas Layanan Ciptakan Pelayanan Prima

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kamsina
Kamsina

Petugas layanan pada loket layanan (front office) yang terdiri dari 8 dinas/badan dan 26 UPT Puskesmas mendapat pelatihan Bimbingan Teknis Budaya Pelayanan Prima di Aula Padivalley, Kecamatan Pattallassang, Sabtu (21/5).

GOWA -- Pemkab Gowa melalui Bagian Organisasi Setkab Gowa menggelar Bimbingan Teknis Budaya Pelayanan Prima di Aula Padivalley, Kecamatan Pattallassang, Sabtu (21/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Gowa tahun 2021-2026 telah ditetapkan misi yaitu mengembangkan tata kelola pemerintahan inovatif, melalui reformasi birokrasi dan pelayanan publik berkualitas.

Sesuai dengan misi tersebut kata Kamsina, Pemerintah Kabupaten Gowa memprioritaskan kebijakan pada bidang pelayanan publik. Salah satunya mengintegrasikan berbagai pelayanan publik untuk meningkatkan kecepatan kemudahan jangkauan kenyamanan dan keamanan pelayanan melalui penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik dan pos pelayanan publik.

Baca Juga : Produk UMKM Hasil Olahan Ikan Sasar Kantor Bupati Gowa

"Dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang terintegrasi di Kabupaten Gowa, peran petugas layanan merupakan kunci keberhasilan program tersebut. Sehingga penerapan budaya pelayanan prima oleh petugas layanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat akan memberikan persepsi positif terhadap pelayanan yang diterimanya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kamsina menjelaskan penerapan budaya pelayanan prima dapat dilaksanakan melalui perubahan pola pikir dan sikap perilaku petugas layanan. Olehnya salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam pengembangan budaya pelayanan prima yakni melalui penyelenggaraan bimbingan teknis budaya dan pelaksana layanan yang bertugas pada garis terdepan memberikan layanannya kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sangat bagus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada petugas layanan tentang pelaksanaan budaya pelayanan prima, yang seharusnya diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat karena petugas layanan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Baca Juga : Yayasan Cheng Ho Bangun Sekolah Islam Terpadu di Gowa

Olehnya ia berharap, para peserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar pelayanan dan persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik di Gowa juga akan menjadi lebih baik.

Sponsored by MGID

"Peserta yang hadir ini menjadi cerminan terhadap pelayanan di Gowa, sehingga kami minta untuk memahami dengan baik budaya pelayanan prima ini, agar dapat diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan harapan masyarakat untuk mendapatkan layanan yang memuaskan dapat kita wujudkan," harapnya.

Sementara Kepala Bagian Organisasi Setkab Gowa, Sujjadan mengatakan kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah dan unit kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa yang merupakan petugas layanan pada loket layanan (front office) yang terdiri dari 8 dinas/badan dan 26 UPT Puskesmas dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang.

Baca Juga : Bupati Gowa Minta Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Soal Kewenangan Perbaikan Jalan

Selain itu ia membeberkan, kegiatan ini menghadirkan beberapa materi dan narasumber yaitu Merubah pola pikir ASN pelaksana pelayanan oleh Direktur Utama PT Jamkrida Sulsel, Mulyan Palubuhu, sementara materi kedua mengenai Membangun sikap dan perilaku pelaksana layanan oleh Misriadi Mise dari Lembaga Peak Performance Indonesia.

#Pemkab Gowa #Kamsina