Rabu, 27 April 2022 17:22

Ini yang Akan Dilakukan Rusia Jika Inggris Terus Provokasi Ukraina

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi (Foto/Pixabay)
Ilustrasi (Foto/Pixabay)

Kemhan Rusia mengatakan bahwa jika Kyiv menganggap pernyataan itu sebagai saran dan menerapkannya, Rusia akan menyerang pusat komando di Kyiv.

RAKYATKU.COM, -- Kementerian Pertahanan Rusia mengingatkan Inggris agar tidak memprovokasi Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia.

Hal itu setelah adanya pernyataan menteri angkatan bersenjata Inggris yang mengatakan pasukan Ukraina memiliki hak untuk menyerang sasaran di wilayah Rusia.

Dalam sebuah pernyataan, Kemhan Rusia mengatakan bahwa jika Kyiv menganggap pernyataan itu sebagai saran dan menerapkannya, Rusia akan menyerang pusat komando di Kyiv.

Baca Juga : Tanggapan Kementan Terhadap Isu Mie Instan: Pemerintah Ajak Masyarakat Waspadai Ancaman Krisis Pangan Global

Kementerian Pertahanan Rusia menyoroti pernyataan Menteri Angkatan Bersenjata Inggris Raya James Heappey yang menyatakan bahwa tidak selalu menjadi masalah jika senjata, yang diberikan oleh Inggris kepada rezim Kyiv, akan mengenai sasaran di wilayah Rusia.

"Kami ingin menekankan bahwa provokasi langsung London kepada rezim Kyiv, dalam kasus upaya untuk menerapkannya, akan segera mengarah pada respons proporsional kami,” sebut pernyataan itu, dilansir dari Anadolu Agency, Rabu (27/4/2022).

“Seperti yang kami peringatkan, angkatan bersenjata Rusia siap sepanjang waktu untuk melancarkan serangan balasan dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi di pusat-pusat pengambilan keputusan di Kyiv,” sambung kementerian itu.

Baca Juga : Rusia Tuduh AS Terlibat Langsung dalam Perang di Ukraina

Sejak dimulainya perang Rusia-Ukraina pada 24 Februari, Inggris telah mengirim sejumlah besar pasokan militer ke pasukan Ukraina yang memerangi Rusia, termasuk rudal permukaan ke udara, kendaraan lapis baja, kapal induk, dan drone pengintai.

#Rusia #Ukraina #Inggris