Rabu, 20 April 2022 12:05
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Antibodi yang terbentuk di masyarakat naik menjadi 99,2 persen menjelang Lebaran Idulfitri 1443 H/2022 M.

 

"Bisa disampaikan bahwa kadar antibodi masyarakat Indonesia naik menjadi 99,2 persen. Artinya, 99,2 persen dari populasi masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi, bisa itu berasal dari vaksinasi maupun juga berasal dari infeksi," ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari Detik.com, Rabu (20/4/2022).

Angka yang hampir 100 ini didapatkan dari sero survei beberapa waktu lalu untuk mengambil kebijakan dalam menghadapi Lebaran tahun ini di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga : Dalam Rangka Penguatan Industri Asuransi Kesehatan di Indonesia, OJK Siap Bersinergi dengan Kementerian Kesehatan

Studi tersebut dilakukan Kemenkes bekerja sama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

 

Berdasarkan hasil survei ini pemerintah meyakini dengan titer antibodi yang tinggi akan mengurangi risiko akibat COVID-19.

Budi optimistis kegiatan mudik pada tahun ini akan bisa berjalan lancar dan tidak membawa dampak negatif.

Baca Juga : Digitalisasi Informasi Sebagai Senjata Utama Untuk Program Prioritas Kementerian Kesehatan RI

"Kalau nanti diserang virus, kita daya tahan tubuh bisa cepat menghadapinya dan mengurangi sekali risiko untuk masuk rumah sakit, apalagi risiko untuk wafat. Itu yang menyebabkan kenapa kami percaya, pemerintah, bahwa insyaallah Ramadan kali ini, mudik kali ini bisa berjalan dengan lancar tanpa membawa dampak negatif kepada masyarakat kita," tuturnya. (*)