Senin, 18 April 2022 09:37

Anggota Parlemen Rusia Minta AS dan Inggris Berhenti Memasok Senjata ke Ukraina

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi (foto rpp.co.id)
Ilustrasi (foto rpp.co.id)

Menurut Leonid Slutsky, pendukung Barat rezim Kiev berusaha untuk menggunakan Ukraina sebagai alat dalam konfrontasi dengan Rusia

RAKYATKU.COM, -- Seorang anggota parlemen senior Rusia telah meminta Amerika Serikat (AS) dan Inggris untuk mengakui tanggung jawab mereka terhadap krisis global yang sedang berlangsung dan berhenti memasok senjata ke Ukraina.

"Sudah saatnya Amerika Serikat dan Inggris mengakui tanggung jawab mereka atas krisis global yang berlangsung yang berasal dari kebijakan sembrono mereka di Ukraina dan sudah saatnya mereka berhenti memasok granat ke Kebun Binatang Kiev," kata Leonid Slutsky, ketua komite internasional Duma Negara Rusia,

"Karena konsekuensinya mungkin sangat menyedihkan. dari seluruh dunia," sambungnya yang ditulis di saluran telegramnya Senin (17/4/2022) saat mengomentari pernyataan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bahwa London berencana untuk memasok lebih banyak senjata ke Ukraina.

Baca Juga : Putin Persilahkan Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Tapi Ingatkan Hal Ini!

Menurut Slutsky, pelindung Barat rezim Kiev berusaha untuk terus menggunakan Ukraina sebagai alat dalam konfrontasi dengan Rusia.

Ia juga mengatakan Moskow telah memperingatkan bahwa pendekatan yang tidak bertanggung jawab terhadap keamanan global dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak terduga.

 

"Jika mereka gagal melihatnya, maka, seperti yang telah dicatat oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, setiap kargo dengan senjata untuk Ukraina akan menjadi tujuan yang sah bagi angkatan bersenjata Rusia selama perang. operasi khusus demiliterisasi rezim Kiev. Inilah yang sebenarnya sudah terjadi," kata Slutsky.

Baca Juga : Jokowi Tiba di Rusia untuk Bertemu Putin

Sumber: TASS

#Rusia #Ukraina #Inggris #Amerika Serikat