Rabu, 09 Maret 2022 19:08

Ketua DPRD Makassar Dorong Pemuda Tingkatkan Kreativitas

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sosialisasi Perda Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan di Hotel d'Maleo, Kota Makassar, Rabu (9/3/2022).
Sosialisasi Perda Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan di Hotel d'Maleo, Kota Makassar, Rabu (9/3/2022).

"Perhatian pemerintah pada tahun ini kepada pemuda cukup luar biasa. Anggaran sangat besar dan ini telah menjadi sejarah di Kota Makassar," ucap Rudianto.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -

Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, menggelar sosialisasi Perda Kota Makassar Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan di Hotel d'Maleo, Kota Makassar, Rabu (9/3/2022).

Rudianto mendorong seluruh pemuda di Makassar berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun Makassar sekaligus mencari solusi dari permasalahan yang ada. Ia mengaku peran pemuda sangat dibutuhkan pemerintah dalam pembangunan.

Baca Juga : Komisi B DPRD Makassar Bahas Pendirian Perumda Terminal Makassar Metro

Menurutnya, pada 2022 ini Pemkot Makassar melalui Dispora telah menggolontorkan ratusan miliar anggaran untuk kepentingan pemuda. Di antaranya pembangunan sirkuit di Kecamatan Biringkanaya dan sejumlah pembenahan fasum-fasos untuk tempat kreativitas pemuda.

"Perhatian pemerintah pada tahun ini kepada pemuda cukup luar biasa. Anggaran sangat besar dan ini telah menjadi sejarah di Kota Makassar," ucap Rudianto.

Legislator Partai NasDem inipun mendorong agar pemuda lebih meningkatkan kreativitas serta mengasah keahlian. Hal itu juga dianggap dapat meminimalkan perang kelompok antar pemuda.

Baca Juga : Legislator PKB Dorong Prioritas Pendidikan di Makassar Contoh Jepang

"Khusus untuk di utara Kota Makassar, mari kita ciptakan pemuda yang kreativitas, pemuda yang bermanfaat untuk sesamanya," katanya.

Kepala Dispora Makassar, Andi Patiware, mengatakan segala kebutuhan pemuda di Makassar pada 2022 ini telah direncanakan dengan baik serta didukung dengan anggaran besar yang mencapai Rp200 miliar. Anggaran itu akan direalisasikan melalui pembinaan dan pelatihan.

"Pemuda adalah aset bangsa. Pemerintah kota ingin mewujudkan pemudanya kreativitas sehingga telah didukung dengan anggaran besar untuk meningkatkan skill yang dimilikinya," tuturnya. (*)

#DPRD Kota Makassar