Minggu, 10 April 2022 21:32
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto Reuters)
Editor : Usman Pala

RAKYATKU.COM, -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kiev tidak memiliki pilihan lain selain mengadakan pembicaraan dengan Moskow.

 

"Hari ini, Ukraina tidak punya pilihan selain datang ke meja perundingan," kata Zelensky dalam sebuah wawancara yang diterbitkan di situs web surat kabar Jerman Bild dilansir dari TASS, Minggu (10/4/2022).

Perundingan Rusia-Ukraina dimulai pada 28 Februari, empat hari setelah peluncuran operasi militer khusus Rusia di Ukraina.

Baca Juga : Tekanan Barat Mendekatkan Tiongkok dan Rusia

Beberapa pertemuan berlangsung di Belarus, kemudian negosiator melanjutkan konsultasi melalui konferensi video.

 

Pada 10 Maret, Turki menjadi tuan rumah pertemuan antara menteri luar negeri kedua negara. Pada tanggal 29 Maret, para pihak mengadakan putaran lain pembicaraan langsung di Istanbul.

Ajudan Presiden Rusia Vladimir Medinsky, yang mengepalai delegasi Rusia, mengatakan setelah pertemuan itu bahwa Moskow telah menerima proposal yang jelas dari Ukraina, yang akan dipertimbangkan.

Baca Juga : Rusia: Pemimpin Kelompok Wagner Dipastikan Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus berdasarkan permintaan dari kepala republik Donbass.

Pemimpin Rusia itu menekankan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina dan tujuannya adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi negara tersebut.