Kamis, 24 Februari 2022 18:59

Menko Luhut Berharap UMKM Serap Anggaran Rp 400 T Belanja Pemerintah

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Luhut Binsar Panjaitan dan Sandiaga Uno saat kunjungan kerja ke Makassar.
Luhut Binsar Panjaitan dan Sandiaga Uno saat kunjungan kerja ke Makassar.

"Nanti belanja pemerintah itu wajib hukumnya untuk membeli di e-catalog"

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Makassar pada Kamis (24/2/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Luhut berharap UMKM bisa menyerap anggaran Rp 400 triliun dari belanja pemerintah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut akan meneken belanja pemerintah daerah lewat e-Catalog.

"Nah peran UMKM sangat penting, saya di sini ada program pemerintah segera diresmikan Presiden. Nanti belanja pemerintah itu wajib hukumnya untuk membeli di e-catalog, itu ada Rp 400 triliun," kata Luhut.

Baca Juga : Program Pendampingan UMKM Bisa Oleh PT Astra Internasional Beri Dampak Positif

Selain itu, Luhut juga menuturkan belanja pemerintah per tahunnya mencapai Rp 1.170 triliun dan tiap tahunnya akan meningkat sekitar Rp 90 milliar.

"Jadi kita hitung ada Rp 400 triliun saja setahun kita bisa belanjakan, itu saya minta BPS hitung, itu akan berdampak pada ekonomi kita 1,17 persen. Jadi 1,1 persen angka yang bisa naik," tambahnya.

 

Dari angka itu, peran UMKM sangat besar dalam membantu penyerapan belanja pemerintah, juga akan menstimulus tumbuhnya UMKM baru dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Baca Juga : Kunjungi Pameran Produk Unggulan UMKM, Bupati Wajo Apresiasi Peran Dekranasda

"Ini merupakan hawa yang bagus untuk UMKM karena itu akan menciptakan puluhan ribu atau ratusan ribu UMKM dan juga ratusan ribu lapangan kerja karena Rp 400 triliun bukan angka yang kecil," bebernya.

Sponsored by MGID

Sementara itu, Ketua LKPP Abdullah Azwar Anas menyebut rencana keluarnya aturan baru e-catalog akan membuat para kepala daerah dapat mengelola secara mandiri e-catalog mereka.

Saat ini, telah terdaftar sekitar 150.339 dengan target hingga akhir tahun sampai 1 juta produk dalam e-catalog.

Baca Juga : UMKM Gowa Diharap Mendaftar di Aplikasi 'Data KUMKM'

"Bisa di e-katalog semua termasuk aspal, alat berat bisa di e-catalog, semua pekerjaan bisa di e-catalog. Kalau ini sudah e-catalog maka tidak ada lagi kontraktor nyuri aspal," katanya.

 

#Menko perekonomian #Luhut Binsar Panjaitan #umkm