Jumat, 04 Februari 2022 13:33

COVID-19 Meninggi Lagi, MUI: Salat Jumat Bisa Diganti Salat Zuhur

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia menyatakan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah di Tengah Pandemi masih relevan untuk dijadikan pedoman bagi umat.

RAKYATKU.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan panduan terkait salat Jumat di tengah pandemi COVID-19. Ini seiring kembali meningginya kasus positif, khususnya varian Omicron.

Dikutip dari laman MUI, Jumat (4/1/2022), Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia menyatakan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah di Tengah Pandemi masih relevan untuk dijadikan pedoman bagi umat.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (KF-MUI), Miftahul Huda, mengatakan hal ini sangat relevan bagi umat Islam untuk tetap dilaksanakan dalam rangka beribadah kepada Allah Swt. seiring dengan kembali meningkatnya kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Indonesia Meningkat Lagi, Kini Total 6.080.451

"Artinya, bila suatu tempat kita tinggal itu positif COVID-19 itu banyak yang mengenai jemaah atau tetangga kita yang dinyatakan positif, tentunya ibadah salat berjemaah bisa dilakukan di tempat masing-masing. Dan pelaksanaan salat Jumat bisa diganti dengan salat Zuhur, itu jika kondisi tak terkendali," kata Miftahul kepada MUIDigital dikutip pada Jumat (4/2/2022).

Miftahul menjelaskan, pada saat fatwa ini ditetapkan, bangsa Indonesia bahkan seluruh dunia belum siap menghadapi COVID-19. Secara pengetahuan masih ada simpang siur bagaimana COVID-19 dan bagaimana hidup bersama COVID-19.

 

Saat ini masyarakat sudah lebih siap dan tahu betul bagaimana harus bertindak dalam menghadapi pandemi.

Baca Juga : Kecam Tindak Kekerasan Terhadap Warga Palestina, MUI Sebut Israel Negara Penjahat

Fatwa MUI pun masih relevan untuk dilaksanakan. Bagi warga yang sedang isolasi mandiri atau menjalani perawatan tidak perlu risau ketika tidak bisa salat Jumat.

Sponsored by MGID

"Saya kira kita bisa menyampaikan edukasi kepada mereka untuk isolasi di rumah atau dirawat sehingga tidak ikut salat di masjid atau tidak ikut berkerumun di tempat umum," tuturnya.

Saat ini penambahan kasus COVID-19 harian Indonesia sudah menembus 27 ribu. Kamis (3/2/2022) ada 27.197 kasus positif baru yang dilaporkan.

Baca Juga : Teriakan "Darah Halal" Saat Ade Armando Dikeroyok, Ini Tanggapan MUI

Dengan penambahan ini, kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 4.387.286 kasus secara keseluruhan.

Kasus aktif juga terus melesat sebanyak 21.166. Terdapat 115.275 kasus aktif COVID-19 di Indonesia saat ini, baik yang dirawat maupun menjalani isolasi. (*)

#MUI #salat jumat #Covid-19 Indonesia