Kamis, 13 Januari 2022 21:43

Baznas Makassar Dapat Dukungan dari Wali Kota Makassar Terkait Program Zakat Uang Panaik

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ist
ist

Baznas Makassar kembali mencanangkan sebuah program zakat uang panaik yaitu menyasar calon pengantin untuk mengeluarkan infaq uang panaik atau mahar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR--Prestasi paling mentereng  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar periode 2021-2026 adalah, mengedepankan pengelolaan zakat secara optimal, dan tepat sasaran.

Baznas Makassar dibawa kepemimpinan Ashar Tamanggong sejauh ini memiliki program serta kegiatan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Hari Sabtu dan Ahad misalnya, Baznas melakukan aksi Bersih-bersih Masjid (BBM), serta penyaluran bantuan bulanan kepada kaum dhuafa.

Baca Juga : Hadiri Konferensi Smart & Healthy City, Danny Launching Aplikasi Sehatmi

Dan salah satu program unggulan Baznas Makassar adalah, Bantuan Operasional Dhuafa Produktif kepada UMKM. Serta beberapa program lainnya yang memberi manfaat kepada yang membutuhkan.

Baznas Makassar kembali mencanangkan sebuah program zakat uang panaik yaitu menyasar calon pengantin untuk mengeluarkan infaq uang panaik atau mahar.

 

Rencananya, 2,5 persen dari uang panaik akan dikeluarkan. Misalnya 'uang panaik' Rp100 juta, maka yang dikeluarkan Rp2,5 juta. Nantinya, hasil infak tersebut akan disalurkan ke kaum dhuafa.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Hadiri PSBM XXII, Rangkul Pengusaha Bangkitkan Ekonomi Makassar

Program itu pun ternyata sudah di pikirkan juga Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, hal itu disampaikan di sela-sela pertemuannya dengan pengurus Baznas, di Jalan Amirullah, Rabu, (12/1/ 2022).

Sponsored by MGID

Danny Pomanto mengatakan Baznas adalah lembaga legal. Badan yang benar- benar berada di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan sehingga ia meminta untuk membumikan gerakan zakat di berbagai elemen.

"Paling tidak, Baznas juga menginisiasi zakat dari pernikahan. Dimana, setiap pernikahan dari kalangan muslim, harus berzakat. Istilah kerennya adalah zakat uang panaik," kata Danny Pomanto.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ingatkan Purna Praja Bekerja Ikhlas dan Loyal

Danny  juga mengharapkan, seluruh jajaran ASN dan non ASN di jajaran Pemerintah Kota Makassar berzakat setiap bulan di Baznas. Begitu pula, masyarakat muslim membiasakan zakat subuh.

 “Saya kira kalau orang yang betul betul paham agama, tentunya selalu berzakat. Hanya saja, memang perlu adanya sosialisasi. Apalagi, zakat itu juga dapat mencegah kejahatan," ujar Danny.

Dan, yang lebih penting kata Danny, dengan zakat maka masyarakat akan memperoleh perlindungan dari Allah, ekonomi ummat semakin membaik dan kuat.

Baca Juga : Diresmikan Wali Kota Makassar, MyRepublic Tawarkan Pengalaman Berinternet Tanpa Batas

"Bahkan ummat akan ada ketahanan dan ketangguhan menghadapi begitu banyak masalah di kemudian hari,”ucap Danny.

Sementara itu ketua Baznas Makassar, Ashar Tamanggong mengatakan bahwa dalam ranah praktek dan kenyataan, upaya melaksanakan budaya berzakat tentunya dibarengi dengan niat ikhlas, tekad yang kuat, komitmen, konsisten dan  dibarengi amanah.

"Insya Allah dampak positif dapat diarasakan tatkala budaya zakat sudah tertanam kuat dalam diri setiap individu. Jika budaya zakat itu sudah berjalan, boleh jadi di Makassar sudah tidak lagi mustahik, tetapi sudah menjadi muzakki (pemberi zakat)," ujar alumni Fakultas Tarbiyah UMI itu.

#baznas makassar #Walikota Makassar #danny pomanto #Ashar Tamanggong #Zakat uang panaik