Kamis, 13 Januari 2022 14:31

Dapat Perlakuan Baik, Kemenlu RI Tengah Berupaya Pulangkan ABK WNI yang Disandera di Yaman

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny), saat berada di kediaman keluarga korban penyanderaan, Jalan Cenderawasih, Kota Makassar, Ahad malam (9/1/2022).
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny), saat berada di kediaman keluarga korban penyanderaan, Jalan Cenderawasih, Kota Makassar, Ahad malam (9/1/2022).

SHP adalah ABK WNI yang berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kapal yang ditumpanginya disandera pada 7 Januari 2022 oleh kelompok Houthi saat melintasi Pulau Socotra, Yaman.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia tengah berupaya memulangkan anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di Yaman.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu RI, Judha Nugraha, mengatakan Kemenlu RI melalui kantor perwakilan di Abu Dhabi, Muscat, dan Riyadh, sedang berkoordinasi dengan pihak terkait sebagai upaya memulangkan ABK yang diketahui berinisial SHP ke tanah air.

SHP adalah ABK WNI berada di kapal Rawabi, berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA). Kapal itu tersebut saat ini ditahan kelompok bersenjata Houthi di Yaman.

Baca Juga : Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis oleh Pemprov Sulsel dan IKA Unhas

Kemenlu RI menyebutkan, SHP bersama 10 ABK lainnya dari beberapa negara berbeda. Judha mengatakan, para ABK mendapat perlakuan baik. "SHP sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga. Yang bersangkutan menginformasikan dalam kondisi sehat dan mendapat perlakuan yang baik dari Houthi," kata Judha, Rabu (12/1/2022), dikutip dari Tempo.

SHP adalah ABK WNI yang berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kapal yang ditumpanginya disandera pada 7 Januari 2022 oleh kelompok Houthi saat melintasi Pulau Socotra, Yaman.

 

Ketika itu, kapal tersebut saat sedang membawa peralatan medis untuk rumah sakit lapangan Arab Saudi. SHP beserta ABK saat ini disebut-sebut telah berada ke Porta Camp, Yaman.

Baca Juga : Pelajar SMK Negeri 1 Makassar Berlinang Air Mata di Depan Gubernur Andi Sudirman

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny), telah mengunjungi keluarga SHP di Jalan Cenderawasih, Kota Makassar, Ahad malam (9/1/2022).

Sponsored by MGID

Didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan lurah setempat, Danny Pomanto menyampaikan dukungan morel kepada keluarga.

"Saya datang ke rumahnya Pak Surya, korban penyanderaan di Arab, Yaman. Kita mengunjungi ayah beliau, istri beliau, ibunda beliau, keluarga besar beliau. Tidak lain kami datang kemari untuk memberi support, insyaallah negara pasti tidak akan tinggal diam," ucap Danny.

Baca Juga : Jumat Malam, Gubernur dan DPRD Sulsel Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS TA 2023

Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sebelumnya mengatakan telah merespons informasi ABK WNI asal Makassar yang disandera dan langsung memberi instruksi kepada jajarannya.

"Sudah dalam penanganan dan saya sudah meminta untuk ditindaklanjuti segera," kata Andi Sudirman, Senin (10/1/2022).

Sudirman mengatakan, telah memberikan tugas khusus kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel untuk menanganinya. Pihaknya pun telah memiliki informasi yang diharapkan dapat membantu untuk tindak lanjut. (*)

#kementerian luar negeri #Mohammad Ramdhan Pomanto #Yaman #houthi #Andi Sudirman Sulaiman