Rabu, 22 Desember 2021 14:28

Ni'matullah dan IAS Resmi Bersaing, DPP Penentu Ketua Demokrat Sulsel

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilham Arief Sirajuddin (kiri) bersama Ni'matullah saat pembukaan Musda Demokrat Sulsel.
Ilham Arief Sirajuddin (kiri) bersama Ni'matullah saat pembukaan Musda Demokrat Sulsel.

Voters di Musda Demokrat Sulsel hanya sebatas menentukan calon ketua.

MAKASSAR - Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Ni'matullah (Ulla) akhirnya dinyatakan lolos melenggang ke bursa calon ketua Demokrat Sulsel periode 2021-2026.

Keputusan itu ditetapkan dalam forum Musda Demokrat Sulsel yang berlangsung di Hotel Four Points By Sheraton, Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, pada Rabu (22/12/2021). Baik IAS maupun Ulla, dinyatakan memenuhi syarat untuk menakhodai Demokrat Sulsel untuk periode lima tahun ke depan.

"Telah terpilih, ditetapkan oleh Musda (Demokrat Sulsel), diusulkan ke DPP PD dua nama calon ketua DPD Demokrat Sulsel periode 2021-2026 yaitu IAS dan Ni'matullah," ucap Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron di hadapan peserta Musda Demokrat Sulsel.

Baca Juga : Lagi, IAS Diserahi Ruko untuk Posko Pemenangan Pilgub di Poros Takalar

Yah, voters di Musda Demokrat Sulsel hanya sebatas menentukan calon ketua. Soal siapa ketua terpilih, sepenuhnya berada dalam kendali DPP Partai Demokrat.

Dengan demikian, penentuan siapa yang memimpin Demokrat Sulsel selama lima tahun ke depan akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Sekjen dan BPOKK DPP Partai Demokrat.

 

Diberitakan, AHY berharap gelaran Musda Demokrat Sulsel tidak menimbulkan perpecahan antar kader mengingat Demokrat akan bersaing untuk menjadi pemenang pemilu legislatif 2024.

Baca Juga : Ikut Pemakaman Azyumardi Azra, IAS Kenang Sosoknya yang Ramah dan Suka Menyapa

"Banyak pertimbangan, mekanisme lain, kita harap ada energi positif hadir terutama ketua-ketua DPC. Kita harap setelah musda, kader berlari kencang, melompat jauh ke depan sebaik-baiknya. Satukan kekuatan dan energik. Janganlah terpecah belah oleh perbedaan," katanya.

Sponsored by MGID

AHY juga berharap momentum musda ini terjadi konsolidasi secara efektif. Bahkan, ia menyebut Sulsel sebagai bagian pemenangan untuk Demokrat di pemilu dan pilpres 2024 ke depan.

"Kita harap Sulsel motor kemajuan dan motor kejayaan Partai Demokrat. Musda bukan formalitas tapi momentum satukan kita, bukan memecah belah. Dinamika itu wajar tetapi di atas segalanya mari kedepankan solidaritas, dengan itu kita bisa menang pemilu 2024," kata AHY dalam testimoni video yang diputar saat pembukaan Musda Demokrat Sulsel.

Baca Juga : IAS: Festival Adat Je'ne-je'ne Sappara Jadi Pemersatu Warga Tarowang

AHY juga menegaskan pentingnya untuk mempersiapkan mesin partai dan kader yang militan dan berharap Demokrat bisa menjadi partai pemenang.

"Sudah penghujung 2021, tahun depan penting dan menentukan, siapkan mesin partai, kader militan, jalankan hati dan pikiran masyarakat Sulsel. Kita bersyukur elektabilitas, kita harap angka terwujud pada saatnya. Kita terus berjuang. Pada akhirnya itu menentukan apakah benar angka bisa diwujudkan," demikian AHY.

Penulis : Syukur
#Musda Demokrat Sulsel #Ilham Arief Sirajuddin #Ni'matullah