Minggu, 05 Desember 2021 22:02

Belajar dari Kasus Bripda Randy, Siapa Pun yang Masih Pacaran, Ada Surat dari Ilahi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

Dalam kasus-kasus pacaran, perempuan selalu yang paling dirugikan.

RAKYATKU.COM -- Cukup lah NWR jadi korban terakhir. Kasus bunuh diri yang dipicu kasus asmara ini terlalu memiriskan.

Ini momentum untuk muhasabah. Kepada siapa saja yang masih menganggap berpacaran itu soal biasa. Apalagi sampai terjerumus lebih jauh. Nauzubillahi min zalik.

Allah subhanahu wa ta'ala sudah mengingatkan dalam Al-Qur'an surat Al Isra': 32.

Baca Juga : Bayar Rp9 Juta untuk Aborsi, Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembuang Mayat Bayi di Biringkanaya

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk."

Dalam kasus-kasus pacaran, perempuan selalu yang paling dirugikan. Seperti dalam kasus NWR dan oknum anggota Polri, Bripda Randy.

 

NWR memilih bunuh diri di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur. Sementara Randy diberhentikan dari kepolisian. Secara tidak hormat pula.

Baca Juga : Polisi Usut Peristiwa Mahasiswi Bunuh Diri karena Persoalan Asmara di BTP

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, Bripda Randy Bagus sudah diberhentikan secara tidak hormat.

Sponsored by MGID

Selain diberhentikan secara tidak hormat, Bripda Randy juga akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.

"Polri terus berkomitmen akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang terbukti bersalah," kata Dedi.

Baca Juga : Pengakuan Pengacara Sebelum John McAfee Ditemukan Bunuh Diri

Polda Jawa Timur telah menahan dan memproses Bripda Randy Bagus yang diduga sengaja menyuruh NWR untuk melakukan aborsi sebanyak dua kali.

Dari penyelidikan polisi, penyebab NWR mengakhiri hidupnya karena mengalami tekanan mental atau depresi.

Bripda Randy terbukti memiliki hubungan asmara sebagai pacar dari NWR, sejak 2019. NWR sempat 2 kali hamil yakni pada Maret 2020 dan Agustus 2021.

Baca Juga : Penemu Software Antivirus John McAfee Tewas Gantung Diri di Penjara Spanyol

"Keduanya lalu sepakat menggungurkan kandungan saat dua kali hamil tersebut. Pertama saat usia kandungan masih hitungan minggu, dan kedua berusia 4 bulan," ujarnya.

Dijelaskan Slamet, pada kehamilan pertama NWR meminum obat aborsi di dalam kosannya di Kota Malang.

Kemudian pada kehamilan kedua, NWR meminum obat aborsi jenis lainnya, di sebuah tempat makan di kawasan Mojokerto hingga sempat mengalami pendarahan.

Baca Juga : Pemimpin Boko Haram Tewas Bunuh Diri, ISWAP: Dia Lebih Suka Dipermalukan di Akhirat daripada di Dunia

Atas perbuatan Bripda Randy Bagus secara internal melakukan perbuatan melanggar hukum Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik serta dijerat Pasal 7 dan Pasal 11.

Secara eksternal dijerat dengan Pasal 348 Juncto 55 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

#Mahasiswa Aborsi #bunuh diri