Kamis, 02 Desember 2021 15:01

Bappeda Terus Dukung Program Pengembangan Kota Hijau Parepare

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bappeda Terus Dukung Program Pengembangan Kota Hijau Parepare

Zulkarnaen Nasrun mengapresiasi kegiatan ini karena mendukung Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Parepare.

RAKYATKU.COM,PAREPARE -- Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon Nasional di Kota Parepare, Rabu, 1 Desember 2021, diperingati secara kolaboratif oleh Pemkot Parepare dan Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare.

Kegiatan berupa aksi menanam pohon dipusatkan di wilayah Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Parepare.

Kelurahan Ujung Sabbang dipilih karena merupakan kawasan padat penduduk, dan diharapkan menjadi contoh Kelurahan lainnya di Parepare.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Lantik 91 Pejabat Administrator dan Pengawas

Camat Ujung Ardiansyah Arifuddin, Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun mewakili Kepala Bappeda, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Parepare, Jenamar Aslan mewakili Kepala DLH, Lurah Ujung Sabbang Banani, dan Ketua FKH Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin kompak menanam pohon jenis pucuk merah secara simbolis pada aksi tanam pohon ini.

Zulkarnaen Nasrun mengapresiasi kegiatan ini karena mendukung Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Parepare.

 

"P2KH ini adalah kerja sama dilakukan guna mewujudkan ruang perkotaan yang lebih berkualitas melalui perencanaan yang baik. Bappeda Parepare pastinya akan terus mensupport P2KH," ungkap Zulkarnaen di sela kegiatan.

Baca Juga : Diinisiasi KSOP Parepare, Nelayan di Pinrang Dibagikan Sertifikat Pas Kecil dan Life Jacket

Zulkarnaen mengemukakan, tujuan dari P2KH ini dimaksudkan untuk memenuhi UU Penataan Ruang yang mengatur agar diwujudkannya 30 persen wilayah kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Juga menindaklanjuti 10 Prakarsa Bali dari forum Sustainable Urban Development, khususnya untuk mewujudkan Kota Hijau.

Sponsored by MGID

Sekaligus kota diharap mampu mewujudkan delapan atribut Kota Hijau sesuai amanat Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Delapan atribut itu adalah perencanaan hijau dan desain hijau, komunitas hijau, ruang terbuka hijau, bangunan hijau, transportasi hijau, air hijau dan limbah hijau.

Penulis : Hasrul Nawir
#Pemkot Parepare