RAKYATKU.COM,WAJO --Terkait adanya beberapa pengguna jalan terperosok pada lubang lubang galian pipa jaringan gas (jargas), DPRD Wajo coba caro solusi.
Ketua DPRD Wajo, H Andi Alauddin Palaguna berharap, pihak pelaksana proyek pembangunan jargas dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) agar dapat meminimalkan potensi kecelakaan yang diakibatkan dari galian tersebut.
"Lubang-lubang itu seyogyanya diberikan pagar atau tanda tanda yang bisa mencegah terjadinya kecelakaan pada pengguna jalan," kata Andi Alauddin Palaguna, ketua DPRD Wajo, Selasa (2/11/2021).
Baca Juga : Komisi IV DPRD Wajo Mulai Bahas Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Fokus Lindungi Pekerja Rentan
"Apalagi kalau lubang-lubang tersebut berada di jalanan lurus biasanya pengguna jalan tidak menduga adanya lubang, sehingga bisa mencelakai mereka," tambah legislator asal PAN itu.
Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bupati Wajo Amran Mahmud mengenai semua permasalahan yang diakibatkan oleh proses penggalian dan pemasangan jargas.
"Insya Allah, kami akan mengkoordinasikan pemerintah daerah terkait hal ini, bagaimana mencari solusi terbaiknya," tutupnya. (adv)
BERITA TERKAIT
-
Terkait Penataan Lapak UMKM Jelang Ramadan, DPRD Wajo Minta Pendekatan Persuasif
-
DPRD Wajo Gelar Tabligh Akbar Peringatan Isra Mi’raj, Wakafkan 200 Al-Qur’an
-
Komisi IV DPRD Wajo RDP dengan PHI dan Pemkab, Bahas Dugaan DAU Jalan di Dinas Sosial
-
Pansus DPRD Wajo Matangkan Ranperda KIP, Dorong Transparansi hingga Tingkat Desa