Selasa, 26 Oktober 2021 14:34

Pria Gangguan Jiwa di Bantaeng Bunuh Ayah, Ibu, dan Kakak Perempuannya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pria Gangguan Jiwa di Bantaeng Bunuh Ayah, Ibu, dan Kakak Perempuannya

Satu saudara perempuan pelaku selamat dalam insiden tersebut. Hanya menderita luka ringan.

RAKYATKU.COM - Kasus pembunuhan menggunakan senjata tajam kembali terjadi di Sulsel. Tepatnya di Lingkungan Ereng-Ereng, Kelurahan Ereng-Ereng Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

Informasi yang diperoleh dari Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 07.00 wita.

Pelaku, Akmal bin Baddu (30) sementara duduk-duduk di ruang tamunya dan memperlihatkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.

Baca Juga : Ditangkap Setelah Membunuh, Pelaku Mengakui Sempat Berhubungan Badan dengan Korban

"Pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap empat korban menggunakan pisau dapur sehingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka," kata AKBP Rachmat, Selasa (26/10/2021).

Korbannya yakni Baddu bin Simbun (77), ayak kandung pelaku. Dia meninggal dunia. Lalu, Sadia binti Bonro (69), ibu kandung pelaku juga meninggal dunia. Kemudian, Sitti Saleha binti Baddu (39) saudara kandung pelaku.

 

Satu korban lainnya yang hanya terluka yakni Husnul Amaliah binti Baddu (22), juga saudara kandung pelaku.

Baca Juga : Tiga Karyawan Koperasi Dianiaya di Gowa, Satu Meninggal Dunia dan Dua Kritis

"Saat kejadian, korban (Saliha binti Baddu) berteriak dan meminta tolong ke warga. Namun, warga sekitar tidak berani mendekat karena sudah mengetahui bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan," tambahnya.

Sponsored by MGID

Kejadian tersebut direspons cepat Polres Bantaeng. Setelah mendapatkan informasi, polisi langsung menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Pelaku dan barang bukti sebilah senjata tajam jenis pisau berhasil diamankan. Sementara pihak keluarga diarahkan untuk melapor ke kantor polisi. Pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan," jelasnya.

Penulis : Syukur
#pembunuhan