Rabu, 20 Oktober 2021 16:02

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa, Warga Pulau Balang Lompo Kini Nikmati MCK Setelah Puluhan Tahun

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa, Warga Pulau Balang Lompo Kini Nikmati MCK Setelah Puluhan Tahun

Yeni Purnamasari selaku General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa mengungkapkan, dengan adanya unit mandi cuci kakus (MCK) ini semoga dapat dioptimalkan dengan baik sehingga kesehatan warga tetap terjaga.

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Tidak dapat dimungkiri permasalahan mandi cuci kakus (MCK) di wilayah pelosok dan pesisir masih menjadi salah satu masalah krusial.

Minimnya fasilitas MCK membuat warga buang hajat tidak pada tempatnya. Banyak warga masih memanfaatkan aliran sungai maupun laut. Hal ini pula yang dirasakan oleh para warga di pulau Balang Lompo, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Sudah puluhan tahun warga pulau Balang Lompo hidup dengan kondisi minim fasilitas MCK. Hal ini dikarenakan kurangnya pemberitahuan kesadaran mengenai pembuatan MCK serta dampak kesehatan untuk warga sekitar.

Baca Juga : 42 Titik di Sulsel Masuk Wilayah Rawan, Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Siaga Bencana di Jeneponto

Bergerak dari hal itu, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa
Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar program Kawasan Sehat di Pulau Balang Lompo dengan memberi bantuan 100 unik MCK kepada warga di RW 1, Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungannya pada Jumat (15/10/2021) lalu, Yeni Purnamasari selaku General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa mengungkapkan, dengan adanya unit MCK ini semoga dapat dioptimalkan dengan baik sehingga kesehatan warga tetap terjaga.

 

"Semoga warga juga dapat meningkatkan pengetahuannya menjadi perilaku keseharian untuk mendukung kesehatan diri dan lingkungan," tuturnya dalam siaran pers yang diterima, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga : Respons Pasca Banjir Luwu, Dompet Dhuafa Terus Lakukan Penyaluran Bantuan Logistik, Air, Listrik, hingga Dapur Umum

Sementara itu, Irwan, warga desa mengaku sebelumnya sudah 10 tahun tidak memiliki jamban walau kadang merasa risi harus menjalankan aktivitas MCK di laut.

Sponsored by MGID

Terpisah, pimpinan LKC Dompet Dhuafa Sulsel, Asdin, menjelaskan LKC DD dan seluruh jajaran masyarakat Balang Lompo juga telah menyepakati bahwa ke depannya Pulau Balang Lompo menjadi pilot project pulau sehat.

Dengan begitu, ke depan dapat diterapkan pada pulau-pulau di sekitarnya menjadi kawasan sehat. Saat ini LKC Dompet Dhuafa Sulsel tengah mengelola beberapa program kesehatan di Pulau Balang Lompo, di antaranya sanitasi air, program kawasan sehat, kampung cekal
corona, kesehatan ibu dan anak, serta pengelolaan tempat pembuangan akhir.

Sponsored by advertnative
 
#Dompet Dhuafa Sulsel