Senin, 04 Oktober 2021 09:45

Vatic Kembangkan Alat Tes COVID-19 Berbasis Air Liur, Pengujiannya Sangat Akurat

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Pengujiannya sangat akurat dan belum menghasilkan satu pun hasil positif yang salah dari kelompok partisipan yang diujinya.

RAKYATKU.COM - Perusahaan di Inggris mengembangkan alat tes berbasis air liur yang mudah dilakukan dan dapat mendeteksi apakah seseorang terjangkit dan berpotensi menularkan COVID-19.

Perusahaan bernama Vatic itu mengatakan dalam sebuah pernyataan menyampaikan, pengujiannya “sangat akurat” dan belum menghasilkan satu pun hasil positif yang salah dari kelompok partisipan yang diujinya.

“Ini sangat penting untuk mengembalikan kehidupan normal,” kata perusahaan itu.

Baca Juga : Dokter Penemu COVID-19 Varian Omicron: Gejalanya Ringan, Bisa Dirawat di Rumah

Vatic menyampaikan, “Misinya adalah merancang tes yang mudah dan orang tidak akan berkeberatan menggunakannya beberapa kali sepekan.”

Hasil tes tersedia dalam 15 menit, kata perusahaan itu.

 

Tes ini belum tersedia untuk umum karena masih perlu lebih banyak uji coba, tetapi Vatic kini berusaha memperoleh persetujuan untuk penjualannya langsung ke publik.

Baca Juga : Virus Corona Varian Baru Muncul di Rusia, Lebih Menular Dibanding Delta

Sebuah laporan di majalah The Economist mengatakan COVID-19 pada tahun 2020 telah menghentikan kenaikan angka harapan hidup yang sebelumnya stabil.

Sponsored by MGID

Para peneliti di Inggris, Denmark, dan Jerman mengatakan antara 2019 dan 2020 harapan hidup turun di 26 negara dari 28 negara yang disurvei.

Harapan hidup naik di Denmark dan Norwegia dan untuk wanita di Finlandia. Sementara itu, harapan hidup pria turun lebih dari satu tahun di Italia, Polandia dan Spanyol dan turun lebih dari dua tahun di Amerika Serikat.

Baca Juga : Benarkah Jokowi-Ma'ruf Sukses Atasi Pandemi Covid-19? Begini Menurut Pengamat

Sumber: VOA Indonesia

Sponsored by advertnative
 
#Air Liur #Covid-19