Selasa, 31 Agustus 2021 11:32

Auratnya Dijahit dengan Benang Kain, Perempuan Ini Minta Polisi Tak Hukum Berat Suaminya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Jahitan pada bagian pribadi wanita itu dilepaskan di rumah sakit milik pemerintah.

RAKYATKU.COM -- Kesabaran wanita yang satu ini sulit dicari duanya. Sudah dianiaya, tetap saja meminta suaminya tidak dihukum berat.

Wanita itu kini berusia 55 tahun. Sementara suaminya 64 tahun.

Wanita mengadu bahwa bagian pribadinya atau auratnya telah dijahit suaminya menggunakan jarum dan benang yang biasa dipakai menjahit pakaian.

Baca Juga : Napi Ini Lolos karena Sipir Tak Bisa Bedakan Wajahnya dengan Napi yang Harusnya Bebas

Kasus ini terjadi di sebuah desa di distrik Singrauli, Madhya Pradesh, India. Menurut laporan, pria itu mencurigai istrinya berselingkuh.

Setelah cobaan yang mengerikan tersebut, wanita itu mengadu kepada polisi wanita (polwan).

 

Dia kemudian dibawa ke fasilitas medis milik negara untuk melepaskan jahitannya.

Baca Juga : Mobilnya Mogok, Pengantin Wanita Ini Naik Mobil Patroli Polisi ke Lokasi Pernikahan

"Dia (suami) telah menggunakan benang dan jarum lokal. Dia (istri) menderita luka ringan. Kami telah menyita jarum dan benang itu," jelas polisi seperti dikutip dari The Times of India.

Sponsored by MGID

Meski mengadukan suaminya, pelapor meminta polisi agar tidak mengambil tindakan keras terhadap suaminya.

Menurut laporan tersebut, pelaku sering bertengkar dengan istrinya dan menduga istrinya berselingkuh dengan seorang pria dari desa mereka.

Baca Juga : Mengharukan, Gadis Tunanetra Berusia 9 Tahun Ini Naik Bus Sekolah Sendirian untuk Pertama Kali

 

Sponsored by advertnative
 
#kekerasan dalam rumah tangga #berita viral