RAKYATKU.COM, TERNATE - Tabrakan speedboat " href="https://rakyatku.com/tag/tabrakan-speedboat">Tabrakan speedboat terjadi di perairan Desa Sawadai, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat malam (6/8/2021).
Tabrakan dua speedboat dengan nama Habibi 01 dan Hasiqah itu mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia. Korban tewas adalah Kepala BRI Unit Pulau Obi, Barry Hamdanny Abubakar.
Berdasarkan keterangan dari pihak BRI Labuha, speedboat Hasiqah yang ditumpangi Barry dalam perjalanan menuju Desa Kawasi di Pulau Obi. Dalam speedboat itu Barry membawa uang milik BRI sebanyak Rp5 miliar dari Labuha untuk dibawa ke Unit Obi di Desa Kawasi.
Julsan Hi Jafar, motoris di speedboat Habibi menerangkan sekitar pukul 18.10 WIT perahu yang dikendalikan ABK bernama Iki sedang melaju dari arah Desa Kawasi, Pulau Obi, menuju Pulau Bacan.
Speedboat membawa 10 penumpang yang terdiri atas 7 WNI dan 3 WNA asal Tiongkok. Ada pula 3 ABK.
Sementara itu, speedboat Hasiqah melaju dari arah Kupai, Pulau Bacan, menuju Kawasi. Speedboat tersebut dikemudikan Faris dan membawa 5 penumpang dan 3 ABK.
Ketika hendak berpapasan di perairan Sawadai-Kubung, dengan jarak antara kedua perahu cepat kurang lebih 100 meter, speedboat Habibi mengambil jalur kanan atau mendekat ke arah pantai, sedangkan speedboat Hasiqah mengambil jalur kiri--yang juga mepet ke arah pantai.
Speedboat Habibi lalu berusaha menghindar dan mengubah haluan ke arah jalur kiri atau menjauh dari pantai. Nahas, pada saat bersamaan speedboat Hasiqah ikut mengubah haluan sehingga terjadi tabrakan yang tak dapat dihindari.
Speedboat Habibi akhirnya menabrak bagian belakang speedboat Hasiqah.
Hasilnya, speedboat Hasiqah mengalami rusak berat dan terbalik. Sementara itu, speedboat Habibi hanya mengalami kerusakan pada bagian depan.
Para korban kemudian dievakuasi oleh tim kepolisian ke RSUD Labuha. Selain Barry yang meninggal, korban lain yang mengalami luka cukup berat adalah seorang pelajar, Radit Saputra (16) yang mengalami patah kaki.
Sumber: CNN Indonesia
