Sabtu, 31 Juli 2021 17:32

Prodi S3 Sosiologi Unhas Raih Akreditasi Pertama, Mahasiswa Sudah Bisa Mendapatkan Beasiswa

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Prof Tahir Kasnawi
Prof Tahir Kasnawi

Prof Tahir bersyukur dengan pencapaian akreditasi yang didapatkan tersebut. Kini prodi S3 Sosiologi tidak diragukan lagi dalam masyarakat.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Program Studi (Prodi) S3 Sosiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar meraih akreditasi pertama dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

S3 Sosiologi Unhas mendapat peringkat, Baik Sekali. Pencapaian ini merupakan yang pertama bagi prodi yang dibuka tiga tahun lalu itu.

"Sosiologi S3 Unhas ini baru tiga tahun dibuka di Unhas. Sebelumnya masuk salah satu konsentrasi di program S3 Ilmu Sosial. Sejak 2018, dipisahkan sendiri menjadi Sosiologi," kata Prof Dr Tahir Kasnawi, ketua prodi S3 Sosiologi Unhas, kepada Rakyatku.com, Sabtu (31/7/2021).

Dalam proses pencapaian akreditasi, kata Prof Tahir, banyak standar yang harus dipenuhi.

"Sebagai suatu program yang masih baru, memang ada standar-standar yang belum bisa terisi secara optimal. Misalnya mengenai alumni, kan alumninya kita baru ada empat atau lima waktu ada penilaian itu," ucap Prof Tahir.

 

Selain itu, penilaian lainnya ada pada proses belajar mengajar serta tersedianya rancangan perkuliahan.

"Selama kita jalankan dengan status akreditasi minimum itu, inilah ya kita lakukan pengelolaan proses belajar mengajar administrasi dengan bagus pembimbingan mahasiswa dan sebagainya," kata Prof Tahir.

Sponsored by MGID

Sementara untuk persiapan kelengkapan dokumen-dokumen lainnya, Prof Tahir mengatakan pihaknya mulai melakukan persiapan mulai akhir tahun lalu.

"Kemudian melakukan visitasi. Visitasi juga dilakukan secara online karena tidak mungkin mereka datang secara langsung dalam situasi pandemi begini kan sehingga dilakukan melalui zoom selama dua hari," sambungnya.

Setelah visitasi, akhirnya kurang lebih sebulan keluar hasilnya secara objektif dinyatakan peningkatannya bagus, maka dijadikan "baik sekali" yang awalnya cuma pengakuan minimum.

"Artinya dia (BAN-PT) mengakui perbaikan-perbaikan yang telah kita lakukan," ucapnya.

Prof Tahir bersyukur dengan pencapaian akreditasi yang didapatkan tersebut. Kini prodi S3 Sosiologi tidak diragukan lagi dalam masyarakat.

"Baik sekali ini sebetulnya. Sudah menjadi kegembiraan bagi kita karena program kita ini sudah tidak diragukan lagi dalam masyarakat mengenai kualitasnya. Pemerintah sudah memberikan pengakuan sertifikatnya. Sudah ada," ujar Prof Tahir.

Prof Tahir mengakui, minat mahasiswa masuk prodi S3 Sosiologi sedikit menurun.

"Ini faktornya sebetulnya karena pandemi ini. Kenapa? Karena status akreditasi minimum sebab kita belum bisa mengusulkan mahasiswa kita dapat beasiswa," ucapnya.

"Jadi mereka yang mendaftar ini adalah pendaftar biaya sendiri dan itu bayar tidak murah juga. Lebih Rp10 juta per semester ya. Jadi kalau kalangan dosen-dosen bisa mungkin merasa masih berat," lanjutnya.

Tapi dengan adanya akreditasi sekarang ini, Prof Tahir berharap nantinya sudah bisa memancing lagi mahasiswa karena sudah berpeluang untuk mendapatkan beasiswa.

"Dengan akreditasi ini masyarakat sudah mendapatkan gambaran bahwa ini sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya," kata Prof Tahir.

Prodi S3 Sosiologi ini memiliki beberapa keunggulan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Prodi ini meletakkan fokusnya berkaitan dengan kebijakan pembangunan-pembagunan daerah dan juga kaitannya dengan pemberantasan kemiskinan yang juga menjadi masalah besar.

"Yang lebih menarik itu kajian-kajian tentang keinginan anak muda sekarang ini yang menyongsong bonus demografi," tutur Prof Tahir.

Sementara dosen Unhas, Dr Rahmat Muhammad mengaku sangat bersyukur dengan prestasi itu. Pasalnya, ini kali pertama prodi S3 Sosiologi Unhas mendapatkan akreditasi.

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#ika sosiologi unhas #sosiologi unhas