Rabu, 28 Juli 2021 08:17

Pria Ini Berkelakar soal Pandemi dan Vaksin, Akhirnya Meninggal karena COVID-19

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Stephen Harmon. (Foto: CBS)
Stephen Harmon. (Foto: CBS)

Sebelum meninggal dunia, Stephen Harmon berkelakar soal pandemi dan vaksin-vaksin yang beredar. Dia membagikan meme seraya menyebut bahwa dirinya lebih percaya Injil ketimbang pakar penyakit menular.

RAKYATKU.COM - Seorang pria Amerika Serikat (AS) yang mengolok-olok vaksin COVID-19 di media sosial, meninggal dunia setelah sebulan berjuang melawan COVID-19.

Semasa hidupnya, Stephen Harmon--yang aktif sebagai anggota Gereja Hillsong di California--dikenal vokal menentang vaksin COVID-19.

Dia bahkan melontarkan sejumlah candaan sarkastis soal vaksin tersebut. "Saya punya 99 masalah, tapi vaksin bukan salah satunya," cuit Harmon semasa hidupnya kepada 7.000 pengikutnya, Juni lalu.

Baca Juga : WHO Identifikasi Varian Baru COVID-19, Lebih Kebal Vaksin

Namun, belakangan pria berusia 34 tahun itu dirawat setelah mengidap pneumonia dan COVID-19 di sebuah rumah sakit di luar Kota Los Angeles.

Dia mengembuskan napas terakhir pada Rabu (21/7/2021). Beberapa hari menjelang kematiannya, Harmon mendokumentasikan perjuangannya untuk hidup dengan mengunggah foto dirinya di ranjang rumah sakit.

 

"Mohon doanya semua. Mereka benar-benar ingin memasukkan selang dan menempatkan ventilator," sebutnya.

Baca Juga : Berkat Kerja Sama Lintas Elemen, Wajo Kini Tak Lagi Berstatus Zona Merah

Pada cuitan terakhirnya, Rabu (21/7/2021), Harmon menyebut dirinya telah memutuskan untuk menggunakan alat bantuan pernapasan. "Tidak tahu kapan saya akan bangun, mohon doanya," tulisnya.

Sponsored by MGID

Di tengah perjuangannya melawan COVID-19, Harmon masih berkeras menolak divaksinasi. Menurutnya, "Keimanan dan keyakinan agama akan melindungi dirinya."

Sebelum meninggal dunia, Harmon berkelakar soal pandemi dan vaksin-vaksin yang beredar. Dia membagikan meme seraya menyebut bahwa dirinya lebih percaya Injil ketimbang pakar penyakit menular di AS, yaitu Dr. Anthony Fauci.

Baca Juga : PT Semen Tonasa Sumbang Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Pendiri Gereja Hillsong, Brian Houston, membagikan berita kematian Harmon melalui sebuah cuitan.

"Ben telah membagikan kepada kita berita memilukan bahwa teman kesayangan kita, Stephen Harmon, telah meninggal dunia akibat Covid. Menyayat hati," sebut Houston.

Dalam sebuah unggahan Instagram, Houston mengenang Harmon.

Baca Juga : Gawat, Wajo Kembali Masuk Zona Merah

"Dia adalah orang paling dermawan yang saya kenal dan dia punya begitu banyak yang menanti di hadapannya," tulis Houston.

"Dia selalu menghadiri pertandingan sepak bola dan dia akan dikenang banyak orang. RIP."

Houston menambahkan bahwa pihak gereja mendorong semua anggotanya mengikuti panduan atau dokter mereka.

Baca Juga : Kedapatan Buka Pintu 3 Kali Sehari, Rumah di China Disegel Petugas Berbaju Hazmat

Sumber: BBC Indonesia

Sponsored by advertnative
 
#Covid-19 #Meninggal Covi-19