Senin, 26 Juli 2021 20:38

Permohonan Justice Collaborator Agung Sucipto Ditolak, Ini Alasan Hakim

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Permohonan Justice Collaborator Agung Sucipto Ditolak, Ini Alasan Hakim

Menurut hakim, Agung Sucipto merupakan pelaku utama dalam kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel yang menyeret Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Hakim Pengadilan Negeri Makassar menolak permohonan justice collaborator yang diajukan terdakwa Agung Sucipto.

Menurut hakim, Agung Sucipto merupakan pelaku utama dalam kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel yang menyeret Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah.

"Tidak cukup alasan secara hukum untuk dapat mengabulkan justice collaborator terhadap terdakwa," ucap hakim saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (26/7/2021).

Baca Juga : Satu Saksi Kasus Nurdin Abdulllah Meninggal Dunia, Jaksa Hanya Bacakan BAP

"Karena terdakwa merupakan pelaku utama yang telah memberikan sejumlah uang baik secara langsung maupun melalui saksi Edy Rahmat kepada Nurdin Abdullah selaku penyelenggara negara yaitu sebagai gubernur Sulawesi Selatan," sambungnya.

Kuasa hukum Agung Sucipto menerima dengan legowo keputusan hakim.

 

"Kalau justice collaborator jaksa juga tidak terima karena Pak Agung itu selaku pelaku utama dan kami menerima segala putusan itu," kata Bambang Hartono, kuasa hukum Agung Sucipto.

Baca Juga : Anak Buahnya Sebut Dana Rp2 Miliar dari Kontraktor untuk Beli Jetski, NA: Ngarang Yang Mulia!

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK juga menolak permohonan menjadi justice collaborator yang diajukan Agung Sucipto.

Sponsored by MGID

JPU M Asri Irwan mengatakan, penolakan JC tersebut karena terdakwa merupakan pelaku utama dalam kasus suap terhadap Nurdin Abdullah.

"Menurut SEMA Nomor 4 Tahun 2011, justice collaborator itu dia bukan pelaku utama, tapi kami menganggap bahwa saudara Agung Sucipto itu adalah pelaku utama dalam hal ini sumber suap itu berasal dari Agung Sucipto," kata Asri Irwan, Selasa lalu (13/7/2021).

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#Sidang Agung Sucipto #Sidang Kasus Nurdin Abdullah