Sabtu, 24 Juli 2021 20:53

Tinjau Vaksinasi di Tiga Kecamatan, Bupati Jeneponto Ingin Warga Sadar Butuh Divaksin

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tinjau Vaksinasi di Tiga Kecamatan, Bupati Jeneponto Ingin Warga Sadar Butuh Divaksin

Vaksin bukan jaminan 100 persen bahwa kasus akan menurun. Disiplin dalam protokol kesehatan jadi penentu.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar meninjau tiga puskesmas yang menggelar vaksinasi Covid-19, Sabtu (24/7/2021).

Ketiganya yakni Puskesmas Tamalatea, Bontoramba, dan Bangkala.

Iksan Iskandar didampingi Ketua DPRD Arifuddin, bersama Kapolres AKBP Yudha Kesit Dwijayanto, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Gustiawan Ferdianto, dan Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin.

Baca Juga : Vaksinasi COVID-19 Warga Binaan Rutan dan Lapas Se-Sulsel Capai 84 Persen

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyampaikan, vaksinasi dilaksanakan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam rangka menjamin kesehatan, keselamatan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

"Vaksin bukanlah jaminan 100 persen bahwa kasus akan menurun. Tapi disiplin dalam protokol kesehatan yang menjadi penentunya," sebutnya.

 

Iksan ingin agar kesadaran masyarakat tumbuh bahwa kita lah yang butuh divaksin. Bukan sekadar memenuhi kebutuhan program.

Baca Juga : Serentak di 180 Negara Dunia, Bupati Jeneponto Mengajak 20 Ribu Orang Aksi Bersih-Bersih dan Pilah Sampah

"Karena itu dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antara seluruh elemen pemerintah daerah. Termasuk unsur tripika untuk menggerakkan aparat di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 ini," ujar Iksan.

Sponsored by MGID

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto berharap proses vaksinasi tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan yaitu 1000 vaksin hari ini.

"Program yang kita laksanakan ini bagian dari program nasional dan merupakan vaksinasi lanjutan dari yang telah kita laksanakan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-75," jelasnya.

Baca Juga : Sukses Gelar Vaksinasi Khusus Duafa dan Disabiltas, KALLA Rencana Sasar Warga Pulau

Dia menyebut, vaksinasi dapat membentuk herd immunity untuk masyarakat dan dapat tercapai ke semua lapisan dengan baik. Dia berharap antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi makin besar karena menjadi kepentingan bersama. Termasuk bagaimana kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik.

"Kami menghimbau agar tetap waspada terhadap virus Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi," urainya.

Kadis Kesehatan Jeneponto, Susanty A Mansyur menambahkan pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara serentak di delapan lokasi, yakni Puskesmas Tamalatea, Bangkala, Bontoramba, Bululoe, Bontomatene, Kapita, Bulusibatang, dan Puskesmas Rumbia.

Baca Juga : Tak Hanya Gratis, Vaksinasi di Polres Takalar Tak Perlu Tunjukkan KTP

"Kegiatan ini melibatkan tenaga vaksinator yang berpengalaman di wilayah masing-masing. Dalam teori vaksinasi, apabila 70-80 persen masyarakat sudah divaksin, maka diharapkan terbentuk herd immunity," sebutnya.

"Imunitas akan terbentuk setelah delapan hari sampai 28 hari setelah diberikan dosis vaksin kedua," tambahnya.

Setelah divaksin, prokes tidak boleh longgar. "Salah kalau merasa sudah divaksin kemudian buka masker dan bebas jalan kemana-mana," katanya.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto Dorong Upaya Penguatan Pemberdayaan Perempuan

Turut hadir Kasatpol PP dan Damkar Nasuhan; Protpim Mustaufiq, Tripika Kecamatan Tamalatea, Bangkala, Bontoramba, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Suryaningrat, dan Kabid Humas Kominfo Mansur.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Samsul Lallo
#Pemkab Jeneponto #vaksinasi covid-19