Minggu, 27 Juni 2021 19:01

Guru Ngaji Mengeluh Kekurangan Al-Qur'an, Legislator DPRD Makassar Ini Jawab: Segera Kami Antarkan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Guru Ngaji Mengeluh Kekurangan Al-Qur'an, Legislator DPRD Makassar Ini Jawab: Segera Kami Antarkan

Janji itu disampaikan Ari Ashari Ilham di sela-sela sosialisasi perda.

RAKYATKU.COM - Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 01 Tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Qur'an.

Sosper kali ini dilakukan di Hotel Pesonna, Minggu (27/6/2021). Menghadirkan pemateri Arifuddin Lewa, Haji Sikki Rudding, serta warga.

Dalam sambutannya, Ari Ashari menyampaikan terima kasih atas antusias masyarakat untuk menyempatkan diri hadir dalam sosper ini.

Baca Juga : Dewan Minta Inspektorat Audit Proses Pemberian Izin Usaha di Makassar

"Jika anak-anak kita paham akan pendidikan baca tulis Al-Qur'an, maka insya Allah dunia ini akan selamat," kata legislator Fraksi NasDem Kota Makassar itu.

Sementara Arifuddin Lewa atau yang dikenal dengan Ustaz Harle menyampaikan, pendidikan baca Al-Qur'an memang sangat penting. Maka dari itu, pemerintah membuat perda tentang hal tersebut.

 

"Karena ini sangat penting, pemerintah buatkan perda tentang baca tulis Al-Qur'an. Sebenarnya dari dulu sudah digodok waktu saya masih anggota dewan," tutur Ustaz Harle yang juga mantan legislator DPRD Kota Makassar.

Baca Juga : Godok Ranperda Perlindungan Guru, DPRD Makassar Harap Tidak Tumpang Tindih dengan Regulasi Lain

Namun Ustaz Harle menyampaikan, hal yang paling penting dalam perda adalah gurunya dulu. Menurut dia, dalam mendidik baca tulis Al-Qur'an, gurunya yang harus diperhatikan.

Sponsored by MGID

"Untuk itu, sekarang ini semua guru ngaji kita diberi insentif untuk mendidik anak-anak kita dalam pendidikan baca tulis Al-Qur'an ini," jelasnya.

Keberadaan guru mengaji saat ini di Kota Makassar sangat memprihatinkan. Dirinya sangat berharap dengan adanya perda ini akan sangat membantu para guru ngaji. Olehnya itu dia berharap pemerintah memperhatikan nasib guru ngaji

Baca Juga : Terima Kunjungan DPRD Wajo, Nurhaldin Paparkan Perbaikan Sistem Pendidikan

"Salah satu pendidikan moral adalah baca tulis Al-Qur'an, untuk itu guru ngaji kita di kota ini perlu ditata dengan baik," katanya.

Dalam kesempatan itu, seorang peserta mengatakan kekurangan Al-Qur'an untuk mengajar santri-santrinya.

Ari pun langsung menanggapi dan menjanjikan akan menyerahkan bantuan Al-Qur'an ke masjid secepatnya.

Baca Juga : Dihadiri Wali Kota dan Wawali, DPRD Makassar Sahkan Perda RPJMD 2021-2026

"Insya Allah dalam waktu yang tidak lama kami akan antarkan. Kita perlu apresiasi dan membantu mereka yang masih mengabdikan diri mengajar anak-anak kita mengaji," kata Ari yang juga ketua Fraksi NasDem Makassar.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Syukur
#dprd makassar