Rabu, 23 Juni 2021 09:22

Gawat! Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Terhadap Varian Delta yang Lebih Menular

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gawat! Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Terhadap Varian Delta yang Lebih Menular

Vaksin yang ada sekarang dianggap kurang efektif melawan Covid-19 varian Delta.

RAKYATKU.COM - Vaksin Covid-19 yang ada saat ini, kurang efektif dalam menangkap beberapa varian baru Covid-19. Termasuk varian Delta.

Namun menurut ahli epidemiologi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), meski begitu, vaksin masih efektif untuk mencegah penyakit parah dan kematian.

Di masa depan, mungkin ada "konstelasi mutasi" yang berarti vaksin cenderung kehilangan potensinya melawan virus corona, tambah pejabat WHO.

Baca Juga : 500 Warga Biringkanaya Dapat Sembako Usai Divaksin

“Vaksin adalah alat penting dalam pertempuran melawan Covid-19, dan ada manfaat kesehatan masyarakat dan penyelamatan jiwa yang jelas dengan menggunakan alat yang sudah kita miliki," ujar WHO.

"Kita tidak boleh menunda vaksinasi karena kekhawatiran kita tentang varian baru, dan kita harus melanjutkan vaksinasi meskipun vaksin mungkin agak kurang efektif terhadap beberapa varian virus Covid-19. Kita perlu menggunakan alat yang kita miliki bahkan saat kita terus meningkatkan alat tersebut. Kita semua aman hanya jika semua orang aman."

 

Varian Delta plus terbentuk karena mutasi pada varian Delta atau B.1.617.2. Pertama kali terdeteksi di India, varian Delta yang sekarang menyumbang lebih dari 90% kasus Covid baru di Inggris telah menimbulkan kekhawatiran.

Baca Juga : Pakar: Suntikan Booster Vaksin COVID-19 Tidak Perlu

Varian Delta tampaknya lebih resisten terhadap vaksin daripada varian Alpha yang pertama kali terdeteksi di Kent dan sebelumnya mendominasi di Inggris. Itu juga dianggap sebagai salah satu pendorong gelombang kedua di India.

Sponsored by MGID

para ilmuan dari India menyebut varian Delta lebih menular daripada varian Alpha atau varian pertama virus corona. Itu mengapa para ilmuan yakin varian Delta menjadi varian dominan secara global.

Saat ini, varian Delta dilaporkan telah merebak di sekitar 62 negara di dunia, termasuk Indonesia. Ketika mendengar kabar adanya varian baru virus corona yang dianggap lebih mudah atau lebih cepat menular, beberapa dari Anda mungkin merasa khawatir.

Sponsored by advertnative
 
#Covid-19 #Vaksin Covid-19 #WHO