Selasa, 08 Juni 2021 08:44

Ibu Minta Tolong Lewat Telepon Sambil Menangis, saat Didatangi Ternyata Sudah Jadi Arang

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Suasana kebakaran yang menewaskan Fatimah. (Foto: Astro Awani)
Suasana kebakaran yang menewaskan Fatimah. (Foto: Astro Awani)

Perempuan berusia 79 tahun itu hanya bisa minta tolong lewat telepon. Tubuhnya ditemukan jadi arang tak lama setelah telepon terputus.

RAKYATKU.COM -- Senin pagi (7/6/2021). Jam menunjuk pukul 10.37 saat ponsel Zailah Jusoh (47) berdering. Ibundanya, Fatimah Mohd (79), menelepon.

"Tolong...tolong...." terdengar suara jeritan Fatimah. Hanya itu yang dia katakan. Tidak ada pembicaraan lain. Setelah itu telepon terputus.

"Ada apa, Mak?" tanya Zailah. Tidak ada lagi jawaban.

Baca Juga : Dua Korban Meninggal Dunia dalam Kebakaran Gedung Cyber 1 Jaksel, Tidak Ada Luka Bakar

Zailah bergegas ke rumah ibu ditemani saudara laki-lakinya. Dalam perjalanan, saudara laki-lakinya dapat kabar, rumah ibunya terbakar.

Dikutip dari Astro Awani, Zailah terus berdoa sepanjang perjalanan untuk keselamatan orang tuanya.

 

Sayangnya, sesampainya di lokasi, dia mengetahui bahwa ibunya terjebak dalam kobaran api dan telah meninggal dunia karena kebakaran.

Baca Juga : Kebakaran di Barru, Nenek Patah Tulang karena Panik, Uang Rp20 Juta Hangus

Fatimah Mohd dilaporkan tewas dalam kebakaran itu. Sedangkan suaminya, Jusoh Muda (82) mengalami luka-luka dalam kebakaran yang melibatkan tiga rumah di Kampung Losong Haji Su, Kuala Terengganu pada Senin pagi.

Sponsored by MGID

Jusoh telah dikirim ke Rumah Sakit Sultanah Nur Zahirah untuk perawatan lebih lanjut.

 

Sponsored by advertnative
 
#kebakaran #Korban kebakaran