Kamis, 03 Juni 2021 18:35

Ternyata Ini Alasan Plt Gubernur Sulsel dan Anak Nurdin Abdullah Kembali Dipanggil KPK

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Juru Bicara KPK, Ali Fikri.
Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

"Andi Sudirman Sulaiman (Plt Gubernur Sulsel), didalami pengetahuan saksi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran dan pemanfaatan sejumlah uang atas perintah tersangka NA untuk kebutuhan tertentu."

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggenjot dugaan perkara tindak pidana korupsi (TPK) suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020--2021 yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (NA).

Terkait kasus tersebut, tim penyidik KPK melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap empat orang saksi pada Rabu (2/6/2021) kemarin. Merek yang dipanggil sebagai saksi, yakni M. Fathul Fauzy Nurdin yang merupakan anak Nurdin Abdullah, Meikewati Bunadi, Yusuf Tyos yang diketahui merupakan Presiden Direktur PT Multi Trading Pratama, serta Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Pasca pemeriksaan tersebut, juru bicara KPK, Ali Fikri, menyebut pemanggilan para saksi untuk mendalami kasus yang sementara menjerat Nurdin Abdullah.

Baca Juga : Nurdin Abdullah Beberkan Alasan ke Lego-Lego Sebelum OTT KPK

"Meikewati Bunadi (ibu rumah tangga) dan Yusuf Tyos (wiraswasta), para saksi didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaaan adanya aliran sejumlah uang dari berbagai pihak kepada tersangka NA dkk," kata Ali Fikri, Kamis (3/6/2021)

"M. Fathul Fauzy Nurdin (wiraswasta), didalami pengetahuan saksi antara lain terkait dengan dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka NA dan juga sekaligus dilakukan penyitaan barang bukti yang terkait dengan perkara ini," tambahnya.

 

Adapun Plt Gubernur Sulsel, kata Fikri, dipanggil untuk mendalami penggunaan anggaran atas perintah dari Nurdin Abdullah saat menjabat sebagai gubernur.

Baca Juga : Kuasa Hukum Sebut Keterangan Saksi JPU Tidak Ada yang Memberatkan Nurdin Abdullah

"Andi Sudirman Sulaiman (Plt Gubernur Sulsel), didalami pengetahuan saksi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran dan pemanfaatan sejumlah uang atas perintah tersangka NA untuk kebutuhan tertentu," katanya.

Sponsored by MGID

Selain itu, hari ini, Kamis (3/6/2021), tim penyidik KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan saksi dan perkara TPK suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020--2021, pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Kuningan Persada, Kav. 4, Setiabudi, Jakarta Selatan," kata Ali Fikri.

Baca Juga : Dihadirkan sebagai Saksi, Jumras Sebut Keluarga NA Sering Bawa Catatan Paket Proyek untuk Dimenangkan

Fikri mengatakan, mereka berlatar belakang beragam. Ada bekerja sebagai karyawan swasta hingga konsultan. "Kwan Sakti Rudy Moha (wiraswasta), Herman Sentosa (wiraswasta), Imelda Obey (wiraswasta), La Ode Darwin (karyawan swasta), dan Arief Satriawan (konsultan)," sebut Fikri.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Syukur
#KPK #Kasus KPK Nurdin Abdullah #Andi Sudirman Sulaiman