Senin, 10 Mei 2021 14:55

Jukir di Pasar Senggol dan GOR Sudiang Makin Tak Berakhlak, Begini Penjelasan PD Parkir Makassar

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

“Na hadang ka, padahal saya cuma mau melintas di depan Pasar Senggol. Kadang juga, jukir tersebut mengeluarkan kata ajakan untuk berhubungan intim."

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Juru parkir (jukir) makin kehilangan akal dalam mengupayakan merapikan kendaraan yang terparkir. Makin ke sini, kian brutal. Kejadian ini terjadi di Pasar Senggol dan GOR Sudiang.

Perempuan yang tidak ingin disebutkan namanya L (26) pernah mendapatkan perilaku yang kurang menyenangkan dari jukir di GOR Sudiang. Mulai menggombal, bahkan menyentuh tangannya untuk menyuruh parkir di tempatnya.

“Jukir di GOR Sudiang itu tidak ada akhlaknya. Semau-maunya bertindak. Bisa kita bayangkan, mereka main ramai sedangkan saya sendiri. Perempuan lagi. Saya harap PD Parkir ataupun pihak lainnya dapat melakukan tindakan secepat mungkin,” kata L kepada Rakyatku, Senin (10/5/2021).

Baca Juga : Jukir Liar Resahkan Warga, Perumda Parkir Makassar Bakal Tindak Tegas

Korban lainnya, Rahni Pratiwi yang merupakan warga Jalan Veteran dan sering berbelanja di Pasar Senggol mengatakan jukir di pasar tersebut sering mengadang di tengah jalan. Padahal, dirinya kadang hanya ingin melintas.

“Na hadang ka, padahal saya cuma mau melintas di depan Pasar Senggol. Kadang juga, jukir tersebut mengeluarkan kata ajakan untuk berhubungan intim,” bebernya.

 

Ia menuturkan, beberapa hari sebelumnya dirinya ingin berbelanja pakaian untuk Lebaran. Saat ingin pulang, ia kaget lantaran harus membayar Rp10 ribu.

Baca Juga : Kerja Keras, Perumda Parkir Makassar Lunasi Tagihan Deviden 2019-2020

"Jelas saya tidak bayar. Ia (jukir) meminta bayaran Rp10 ribu. Setelah berdebat cukup lama, saya pergi meninggalkan jukir tersebut. Tapi, tiba-tiba dia ludahi ka. Kurang ajar,” bebernya.

Sponsored by MGID

Sementara itu, Humas PD Parkir Makassar, Asrul mengatakan pihaknya akan terus melakukan penertiban. Namun untuk Pasar Senggol dan GOR Sudiang belum menjadi prioritas.

“Memang untuk Pasar Senggol dan GOR Sudiang akan kita jadwalkan mungkin setelah lebaran,” kata Asrul kepada Rakyatku, Senin (10/5/2021).

Baca Juga : Cegah Penularan Covid, Jukir Dapat Hadiah Karena Bayar Jasa Parkir dengan Non-tunai

Sebab, video yang sempat viral di sosial media tersebut bukan menjadi ranah PD Parkir Makassar. Ktersebut terjadi di dalam GOR Sudiang, yang mana merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

“Dan pengelolaan parkirnya di kelola sendiri, yang menjadi kewenangan PD Parkir Makassar hanya pada tepi jalan yang berada di depan GOR Sudiang,” imbuhnya.

Saat ini PD Parkir Makassar saat ini hanya fokus di dua titik, yaitu Pasar Sentral dan Pasar Butung. Asrul menuturkan setiap hari PD Parkir Makassar berkerjasama dengan Polres Pelabuhan turun langsung ke lokasi.

Baca Juga : Cegah Penularan Covid 19 Dikantor, Perumda Parkir Makassar Semprotkan Disenfektan

“Hampir tiap hari bekerjasama dengan Polres Pelabuhan turun untuk memonitoring kegiatan parkir di lapangan, khususnya di sekitar Pasar sentral dan Pasar Butung,” tegas Asrul.

Mewaspadai terjadinya kembali aksi jukir yang meresahkan warga, Asrul melanjutkan, untuk melakukan penertiban yang melibatkan lintas sektoral tentu membutuhkan koordinasi dan kesiapan yang matang.

“Akan tetapi secara internal kami juga sudah menempatkan personil di titik tersebut (Pasar Senggol dan GOR Sudiang). Sudah backup oleh Tim Reaksi Cepat dari PD Parkir Makassar,” tuntasnya.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Gilang Ramadhan
#PD Parkir Makassar Raya #jukir liar