RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Melonjaknya pemudik menjelang Idulfitri, sangat disayangkan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Menurutnya, maaf-maaf bisa dilakukan secara virtual.
Danny Pomanto sapaan karibnya sangat berharap kepada masyarakat agar lebih peka dan sadar soal bahaya mudik saat ini di masa pandemi.
"Jadi, saya kira harus dengan kesadaran yang tinggi. Kalau soal silaturahmi kan bisa silaturahmi virtual. Jika ada yang ingin kue, kan bisa dikirim, semua bisa selesai," kata Danny Pomanto saat menghadiri rapat rencana kerja (renja) di DPRD Makassar, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga : HORE Expo 2026 Dorong Kebangkitan Industri Hotel dan Restoran Sulsel, Libatkan Puluhan Tenant UMKM
Ia berharap bahwa kelonjakan mudik ini bisa dihindari agar tidak seperti kejadian di India beberapa waktu yang lalu yang melibatkan jutaan jiwa.
"Itulah penyebab meledaknya di sana (India) dan sedangkan orang mudik yang datang, dikunjungi dan yang terlibat bisa mencapai lebih 80 juta jiwa. Saya tekankan, mudik itu sangat berbahaya sebagai transmisi penyebaran COVID-19," imbuhnya.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Makassar Larang Bunyikan Petasan dan Konvoi di Malam Pergantian Tahun Baru
-
Hadirkan Inovasi Pengolahan Sampah, Pemkot Makassar Gelar Festival Daur Bumi 2025
-
Setelah Bertahun-Tahun Dikuasai Pihak Ketiga, Pasar Butung Segera Diambil Alih Pemkot
-
Munafri Terima Aspirasi Warga, Tekankan Demokrasi RT Bersih dan Transparan