Senin, 03 Mei 2021 22:03
(ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Konglomerat pemilik PT Djarum, Hartono bersaudara membayarkan THR sebesar Rp106,17 miliar kepada 51.451 karyawan pabrik rokok PT Djarum Kudus, Jawa Tengah.

 

Duo orang terkaya di Indonesia ini memberikan THR 2021 lebih awal kepada puluhan ribu pekerjanya. Jumlah karyawannya meliputi buruh harian sebanyak 6.892 orang, dan buruh borong sebanyak 44.559 orang.

Buruh borong mendapatkan THR Rp89,91 miliar dan buruh harian mendapatkan THR sebesar Rp16,26 miliar. Ada kenaikan jumlah THR yang diberikan, dibandingkan tahun lalu sejumlah Rp96,97 miliar.

Baca Juga : Kemenaker Terima 2.303 Aduan Pembayaran THR

"Peningkatan THR terjadi karena jumlah buruh yang bertambah dan juga ada kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Kudus dari Rp2,21 juta menjadi Rp2,29 juta pada 2021 ini. Kami pastikan semua buruh terima THR satu kali gaji," ujar manager Public Affairs PT Djarum Kudus, Rahma Mochtar Kusumasastra dikutip dari indozone.id.

 

"Tidak hanya untuk pekerja yang masih aktif, karyawan yang PHK, atau cuti hamil juga diberikan satu bulan gaji," tuturnya.

Pembagian THR di PT Djarum dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan ada petugas keamanan yang siap mengingatkan jika melanggar prokes.

Baca Juga : Bila Tanggal Pembayaran THR Sudah Lewat, Segera Laporkan di Sini!

"Uang THR yang diberikan hanya sebagian, sedangkan selebihnya ditransfer melalui rekening masing-masing pekerja demi keamanan," ujarnya.

Musminah, salah seorang buruh rokok dari PT Djarum mengaku senang bisa mendapatkan THR lebih awal.

THR itu rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari kebutuhan sandang hingga pangan menghadapi Lebaran 2021. Besaran THR yang diterima buruh sebesar Rp2.291.000 per orang.

Baca Juga : Kemenaker Tegaskan THR Tak Boleh Dicicil, Wajib Dibayar Penuh H-7 Lebaran

Orang terkaya di Indonesia masih ditempati Robert Budi Hartono dan Michael Hartono alias Hartono bersaudara. Robert tercatat memiliki kekayaan US$ 20,5 miliar. Kekayaannya naik dari US$ 13,6 miliar pada tahun lalu. Sementara Michael mengantongi kekayaan US$ 19,7 miliar atau naik dari US$ 13 miliar tahun lalu.

Duo Hartono mendapat kekayaannya dari investasinya di Bank Central Asia alias BCA. Selain itu, mereka terkenal dengan bisnis rokok melalui Djarum Group dan bisnis elektronik melalui merek Polytron.