Senin, 03 Mei 2021 14:57

Terancam Hukuman Mati, Pengirim Sate Beracun Sakit Hati karena Targetnya Nikah dengan Wanita Lain

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tersangka NA, 25 tahun, saat digelandang ke Mapolres Bantul. (FOTO: LIMAPAGI)
Tersangka NA, 25 tahun, saat digelandang ke Mapolres Bantul. (FOTO: LIMAPAGI)

Pengirim sate beracun sianida, NA akhirnya ditangkap. Motif NA melakukan aksinya, karena sakit hati.

RAKYATKU.COM - Pengirim sate beracun sianida akhirnya ditangkap. Inisialnya NA (25). NA ternyata sudah merencanakan pembunuhan kepada targetnya, berinisial T sejak tiga bulan lalu. Hal itu dilakukan karena motif sakit hati.

"Sudah hampir 3 bulan lalu rencana ini disiapkan (NA). Motifnya sakit hati," jelas Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

Ia menjelaskan bahwa awalnya pelaku NA menargetkan sate yang telah dicampur racun itu ke keluarga T, tetapi salah sasaran dan menewaskan seorang anak kecil bernama Naba Faiz Prasetya (10).

Baca Juga : Bungkusannya Warna Kuning, Jadi Petunjuk Polisi Lacak Pengirim Sate Beracun di Yogyakarta

"Sasaran awalnya diberikan ke rumah T. Namun karena di rumah T tidak ada yang pernah memesan sate dan tak mengenal orang yang disebut Hamid Pakualaman, sate tersebut diberikan kepada driver ojol yang mengantarkan," terang Kapolres Bantul.

Dir Reskrimum Polda DIY, Kombes Burkan Rudy Satriya mengatakan, motifnya sakit hati karena ternyata targetnya, yakni T, menikah dengan orang lain.

 

Sempat beredar kabar bahwa target kiriman, yakni T, merupakan polisi. Namun, Burkan tidak menjawab secara gamblang.

Baca Juga : Ngaku Nikah Siri kepada Pak RT, Pengirim Sate Beracun Telepon Seseorang yang Mengaku Ibunya

"Pernah berhubungan dulu sebelum nikah. Target T sedang kita dalami. (Profesi target) Pegawai negeri," kata Burkan di Mapolres Bantul dikutip dari kompas.com.

#racun #Sianida