Rabu, 21 April 2021 16:45

Staf Khusus Nurdin Abdullah Dinonaktifkan, Gaji Jubir Veronica Moniaga Dirasionalisasi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Staf Khusus Nurdin Abdullah Dinonaktifkan, Gaji Jubir Veronica Moniaga Dirasionalisasi

Selama tiga bulan pada akhir 2020, juru bicara Nurdin Abdullah digaji Rp25 juta.

RAKYATKU.COM - Sembilan staf khusus (stafsus) Nurdin Abdullah dinonaktifkan. Mereka terakhir menerima gaji pada Februari 2021.

Pelaksana tugas Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Andi Darmawan Bintang menjelaskan alasannya.

Penonaktifan tersebut dilakukan setelah Nurdin Abdullah dan beberapa orang lainnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada (26/2/2021).

Baca Juga : Anggap Wajar, Dewan Dukung Penonaktifan Staf Khusus Gubernur Nonaktif Nurdin Abdullah

"Sembilan stafsus gubernur dinonaktifkan setelah ada insiden kemarin," kata Andi Darmawan Bintang, Rabu (21/4/2021).

Gaji staf khusus gubernur terakhir terakhir dibayarkan pada Februari 2021. Sementara pada bulan Maret mereka sudah tidak menerima gaji meski anggarannya masih ada.

 

"Nanti anggaran bisa dicairkan jika mereka kerja lagi," tambahnya.

Baca Juga : Anggap Wajar, Dewan Dukung Penonaktifan Staf Khusus Gubernur Nonaktif Nurdin Abdullah

Sementara itu gaji Veronica Moniaga selaku juru bicara Nurdin Abdullah akan dilakukan rasionalisasi untuk bulan Januari dan Februari 2021.

"Oktober, November, Desember 2020 pertama Rp25 juta. Sementara untuk bulan Januari dan Februari akan dirasionalisasi," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SP), Amson Padolo.

Pelaksana tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan penonaktifan tersebut dilakukan karena berpotensi menjadi temuan. Pasalnya staf khusus gubernur berbeda dengan staf khusus wakil gubernur.

Baca Juga : Anggap Wajar, Dewan Dukung Penonaktifan Staf Khusus Gubernur Nonaktif Nurdin Abdullah

"Karena kebetulan status gubernur status wagub karena melekat pada orangnya maka dia bisa berpotensi jadi temuan. Makanya kita nonaktifkan untuk sementara sambil menunggu proses," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman merekrut 16 staf khusus. Mereka bertugas sebagai administrator untuk gubernur dan wagub Sulsel.

Berikut nama-nama stafsus gubernur dan wakil gubernur Sulsel:
- Fahmi Ismail
- Bunyamin H Arsyad
- Raysen Wijaya Kusuma
- Andrew Mulia
- Nikita Andi Lolo
- Zulham Arief
- Arif
- Muh Hasanuddin Taiben
- Abdul Rauf Alauddin Said
- Zulhajar
- Arman
- M Rusdi
- Rendra Darwis
- Munawir Akil
- Moh Anugerah
- Haeruddin

Baca Juga : Anggap Wajar, Dewan Dukung Penonaktifan Staf Khusus Gubernur Nonaktif Nurdin Abdullah

 

Penulis : Syukur
#staf khusus gubernur