Selasa, 20 April 2021 11:02

Bupati Jeneponto Pastikan Harga Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Turun dari Rp90 Ribu Jadi Rp60 Ribu Per Kilo

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Jeneponto Pastikan Harga Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Turun dari Rp90 Ribu Jadi Rp60 Ribu Per Kilo

Bupati Iksan Iskandar memastikan stok cukup dan harga kebutuhan pokok stabil.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO -- Pemerintah Kabupaten Jeneponto melaksanakan rapat untuk memastikan harga bahan pokok atau sembako stabil selama Ramadan dan menjelang lebaran.

Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar mengatakan kebutuhan pokok dipastikan aman serta terkendali, selama bulan Ramadan. Dia meminta agar tim inflasi daerah memantau kebutuhan harga selama Ramadan dan menjelang lebaran dapat terpenuhi.

"Saya ingin mendengar laporan tim dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat kita selama Ramadan dan menjelang lebaran dapat terpenuhi," ujar Iksan dalam coffee morning, Senin (19/4/2021).

Baca Juga : 42 Warga yang Melintas di Batas Takalar-Jeneponto dan Jeneponto-Bantaeng Jalani Uji Swab Gratis

Kepala Bagian Ekonomi, Amiruddin Abbas mengatakan, bahwa hasil pemantauan harga pasar dan ketersediaan bahan pokok oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di enam pasar berbeda selama bulan Ramadan.

Dia memastikan ketersediaan dan harga komoditas pokok dapat terpenuhi serta cenderung stabil, meskipun, sebelumnya salah satu komuditas yakni cabai rawit mengalami peningkatan harga sampai pada Rp90 ribu per kilogram.

 

"Selama Ramadan sudah turun sampai pada kisaran harga 60 ribu rupiah per kilonya," terangnya.

Baca Juga : Umumnya Mengaku Warga Lokal, Pelintas Lolos di Perbatasan Jeneponto-Takalar

Kepala Dinas Parwisata, Elly Isriani Arif menyampaikan hasil audiensi dengan menteri pariwisata yakni grand desain serta pengembangan potensi pariwisata surfing di Kabupaten Jeneponto.

"Kami dan Wakil Bupati Paris Yasir dalam presentasi potensi parwisata Jeneponto berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari menteri," sebutnya.

Baca Juga : Bupati Buka Sosialisasi Program Kotaku, Dua Kelurahan di Jeneponto Jadi Percontohan

Dalam urainya, di menyebutkan wisata surfing Jeneponto mendapat perhatian khusus dari menteri karena dianggap sebagai spot ideal dan langkah dan hanya dimiliki beberapa daerah di seluruh Indonesia yakni Bali dan Aceh.

"Dalam pengembangan pariwisata surfing ke depannya kami membutuhkan kolaborasi banyak pihak," harapnya.

Sementara Asisten III Pemkab Jeneponto, Haerul GS menyampaikan progres persiapan peringatan hari jadi ke-158 Jeneponto. Kali mengangkat tema "Dengan Semangat Hari Jadi yang Ke-158 Kita Bangkit Melawan Pandemi Covid-19 menuju Jeneponto Sehat dan Smart".

Hari jadi yang jatuh tepat pada 1 Mei akan difokuskan di ruang pola Panrannuanta dengan perkiraan undangan 250 orang. Terdiri atas pelaksana tugas gubernur Sulsel dan rombongan, camat, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, serta lurah dan kepala desa se-Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga : Pasca Kebakaran, Bangunan Pasar Karisa Jeneponto Dilelang Rp400 Juta

"Secara teknis prosesinya akan sangat singkat dan dinamis yakni sekitar pukul 15.15 wita acara utama di ruang pola Panrannuanta. Kemudian buka bersama di rujab dan terakhir salat isya berjemaah di Masjid Agung sekaligus menandai berakhirnya rangkaian acara," jelasnya.

Pada akhir coffee morning, Bupati Iksan Iskandar menegaskan secara khusus dalam peringatan hari jadi agar pelaksanaan sesuai protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

"Karena perkiraan undangan 250 orang, maka harus dipastikan semua rangkaian acara dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan," tambahnya.

Baca Juga : Komisi I DPRD Jeneponto Buka Colorfull Ramadan di Paitana

Turut hadir Wakil Bupati Jeneponto H Paris Yasir dan Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin serta kepala organisasi perangkat daerah, camat, dan kabag lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Penulis : Samsul Lallo
#jeneponto