Kamis, 15 April 2021 19:20

Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Makassar, Eks Napi Pelempar Bom Kampanye SYL

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

"Jadi pada tahun 2013 MT ini terlibat dalam pelemparan bom pada saat kampanye gubernur pada saat Syahrul Yasin Limpo (SYL)," kata Zulpan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelaku terduga teroris MT yang ditembak mati oleh tim Densus 88 di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/4/2021), merupakan eks napi teroris yang telah dibebaskan pada 2016 lalu.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan, ketika mengunjungi lokasi tempat penembakan.

"Jadi MT ini eks napi teroris, 2016 lalu telah keluar dari tahanan kemudian setelah keluar ternyata bergabung kembali dengan kelompok Villa Mutiara," ungkapnya, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga : Tiga Mantan Petinggi FPI di Makassar Ditangkap Densus 88, Ada Panglima dan Bahkan Ketua

Zulpan mengatakan pada saat itu MT ditangkap pada 2013 lalu karena terlibat dalam pelemparan bom pada saat kampanye salah satu paslon gubernur Sulsel.

"Jadi pada tahun 2013 MT ini terlibat dalam pelemparan bom pada saat kampanye gubernur pada saat Syahrul Yasin Limpo (SYL)," ujarnya.

 

Zulpan juga menegaskan bahwa MT merupakan bagian dari kelompok yang sama dengan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3/2021) lalu, yakni Jemaah Asharut Daurah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.

Baca Juga : Diduga Munarman Terlibat Baiat ISIS, Densus 88 Geledah Bekas Markas FPI di Makassar

"MT merupakan bagian yang sama dalam kelompok itu dan juga terkait juga dengan peledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral," jelasnya.

Sponsored by MGID

Namun, pada saat akan dilakukan penjemputan untuk dimintai keterangan pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas tim Densus 88 dengan menggunakan senjata tajam berupa parang sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku dan dinyatakan meninggal dunia.

"MT ini dinyatakan meninggal dunia dan saat ini jenazah di RS Bhayangkara dan keluarganya pun saat ini sudah diamankan penyidik Densus 88 untuk dimintai keterangan," ujar Zulpan.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#densus 88 #Teroris Makassar