Selasa, 06 April 2021 23:38

Di Kegiatan USAID IUWASH Sulsel, DPU Makassar Bahas Program Sanitasi dan Aplikasi GO-SEDOT

Trio Rimbawan
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kegiatan program Usaid Iuash plus Sulsel, bertajuk “Melangkah Bersama Menuju Kemandirian air Minum, Sanitasi dan Pelilaku Higiene yang Berkelanjutan”, digelar di Hotel Four Poin Makassar, 6 April 2021.
Kegiatan program Usaid Iuash plus Sulsel, bertajuk “Melangkah Bersama Menuju Kemandirian air Minum, Sanitasi dan Pelilaku Higiene yang Berkelanjutan”, digelar di Hotel Four Poin Makassar, 6 April 2021.

Karlis Bumbungan mengatakan, sarana prasarana air limbah menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah, pihak swasta dan masyarakat. Peningkatan akses air minum dan sanitasi air limbah bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi menjadi semua pihak seperti pihak swasta, dan masyarakatpun turut berperan aktif,” pungkasnya.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR-Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Makassar terus bergerak melakukan berbagai upaya untuk kepentingan masyarakat. Contohnya kegiatan sanitasi yang berkelanjutan.

Hal itu terungkap pada acara Penutupan program Usaid Iuash plus Sulsel, bertajuk “Melangkah Bersama Menuju Kemandirian air Minum, Sanitasi dan Pelilaku Higiene yang Berkelanjutan”, digelar di Hotel Four Poin Makassar, 6 April 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Plt. Gubernur yang diwakili oleh Bappeda Provinsi Sulsel, Direk perumbahan dan pemukiman Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasiona, Sekda kota Kota Makassar.

Baca Juga : Meski Bulan Ramadhan, Semangat Tim PJU DPU Makassar Tak Pernah Surut Berikan Pelayanan Terbaiknya

Hadir juga Bupati Kabupaten Barru, Wakil bupati Bantaeng, Wakil bupati Bulukumba, Usaid Iuswash plus, Ketua DPRD Barru, Bantaeng dan Bulukumba.

Humas PU Kota Makassar, Hamkah Darwis mengatakan, acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempresentasikan hasil pendampingan program IUWASH PLUS selama 5 tahun kepada berbagai kalangan.

 

“Untuk Pemerintah Kabupaten Kota, masyarakat, lembaga donor dan NGO di 4 lokasi pendampingan di provinsi Sulsel,” ujarnya.

Baca Juga : Ciptakan Birokrasi yang Sehat, Pejabat Struktural DPU Makassar Ikuti Sosialisasi Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi Perwali No 58

Sementara Kepala itu UPTD PAL Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Kerlinus Bumbungan menjelaskan, mengenai program yang telah dilakukan selama ini, UPTD PAL telah melakukan kerjasama dengan 7 perusahaan penyedotan tinja swasta.

Dikesempatan itu pula ia menyampaikan bahwa pendaftaran penyedotan tinja sudah bisa melalui aplikasi GO-SEDOT Makassar. Aplikasi ini bisa di download melalui play store yang sebentar lagi akan launching ke seluruh masyarakat kota makassar.

“Bagaimana promosi dan layanan pelanggan dengan adanya hastag ‘TETANGGA PANUTAN?,” jelasnya.

Baca Juga : DPU Makassar Gelar Rakor Pekerjaan Recover IPAL Losari

Pengelolaan yang dilakukan pada IPAL Komunal misalnya pembinaan kelembagaan kepada pengelola IPAL Komunal, sosialisasi kepada para pemanfaat IPAL Komunal tersebut serta monitoring setiap bulan mengenai kondisi IPAL Komunal diseluruh lokasi yang ada di Kota Makassar.

“Kesimpulan sarana prasarana air limbah menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah, pihak swasta dan masyarakat. Peningkatan akses air minum dan sanitasi air limbah bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi menjadi semua pihak seperti pihak swasta, dan masyarakatpun turut berperan aktif,” pungkasnya.

Diketahui, secara umum. Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia.

Baca Juga : DPU Makassar Gelar Rakor Pekerjaan Recover IPAL Losari

 

#Dinas PU Makassar #Sanitasi