Selasa, 06 April 2021 09:02

Mensos Siapkan Santunan Rp1,2 Miliar untuk Korban Meninggal Banjir NTT

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
(FOTO-FOTO: FACEBOOK/DOMPET DHUAFA)
(FOTO-FOTO: FACEBOOK/DOMPET DHUAFA)

Setiap korban meninggal akan diberikan santunan Rp15 juta.

RAKYATKU.COM - Nyawa tak bisa diganti uang. Pemerintah hanya berusaha mengurangi duka warga di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satunya berupa santunan. Sejauh ini 86 orang dilaporkan meninggal. Pemerintah pusat melalui Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyiapkan Rp1,2 miliar.

Setiap korban meninggal akan diberikan santunan Rp15 juta. Bantuan tersebut akan diserahkan langsung Presiden Joko Widodo kepada ahli warisnya.

Baca Juga : Bocah Korban Banjir NTT yang Patah Tulang dan Kehilangan Orang Tua Terima Donasi dari Dosen Unhas

Angka korban meninggal itu diprediksi masih bertambah. Sebab masih ada 71 orang lainnya yang dinyatakan hilang. Artinya, pemerintah masih harus menyiapkan Rp1 miliar.

Belum lagi santunan untuk korban luka. Mensos menjanjikan santunan Rp5 juta untuk setiap korban banjir yang mengalami luka.

Baca Juga : Mentan SYL Kucurkan Bantuan dan Tinjau Lahan Pertanian Terdampak Bencana Alam di NTT

Polri Kerahkan Mobil Dapur Umum

Sponsored by MGID

Sementara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat membantu penanganan korban banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berbagai bantuan sudah disalukan sejak kemarin untuk meringankan beban masyarakat. Di antaranya mobil dapur umum, kapal hingga perahu karet.

Baca Juga : Relawan WIZ Bersihkan Rumah Korban Banjir di Adonara NTT

"Jajaran Polda NTT sudah memberangkatkan enam kapal dan lima perahu karet. Sementara di polres jajaran Polda NTT 10 kapal dan delapan perahu karet," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Senin (5/4/2021).

Beberapa Satuan Brimob Polda jajaran yakni Polda Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Bali dan NTB, juga telah siap mengirimkan kendaraan SAR yang didalamnya terdiri dari mobil yang bisa digunakan sebagai dapur lapangan.

"Ditpolair Baharkam Mabes juga menyiagakan satu Kapal Bharata di Labuhan Bajo dan satu unit pesawat Casa standby di Kupang," terang Argo.

Baca Juga : Relawan WIZ Bersihkan Rumah Korban Banjir di Adonara NTT

Menurut dia, bantuan lainnya juga turut diberikan seperti 100 selimut, 100 sarung, 100 matras alas tidur, 100 handuk, 200 dus susu kotak, 200 dus mie sedap, 30 dus kopi dan puluhan dus peralatan mandi telah siap didistribusikan.

Argo memastikan selain bantuan tersebut, Polri akan kembali menyalurkan bantuan lainnya. "Kami sudah koordinasi dengan para Kapolda untuk langsung mengirimkan bantuan ke NTT," ungkapnya.

Penulis : Usman Pala
#banjir NTT