Minggu, 28 Maret 2021 17:02

PPI Minta Polisi dan BIN Bongkar Jaringan Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Diskusi PPI beberapa bulan lalu yang membahas isu radikalisme.
Diskusi PPI beberapa bulan lalu yang membahas isu radikalisme.

PPI Sulsel mengusut jaringan terorisme yang terkait ledakan di depan Gereja Katedral Makassar.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR -- Poros Pemuda Indonesia Sulsel (PPI Sulsel) mengutuk keras bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Ketua PPI Sulsel, Taqwa Bahar dalam rilisnya mengatakan bahwa pihak kepolisian dan BIN Daerah Sulsel perlu mendalami aksi terorisme di Makassar setelah kejadian penangkapan jaringan terorisme beberapa bulan yang lalu.

Menurutnya, bisa saja ini adalah rangkaian aksi balas dendam dari pelaku teror yang ditangkap sebelumnya.

Baca Juga : Bom Bunuh Diri Jelang Lebaran Iduladha di Irak, 30 Orang Tewas

Mantan aktivis HMI ini mengatakan bahwa kejadian di Makassar sangat mengagetkan masyarakat Sulsel di tengah gencarnya kepolisian dalam mengungkap jaringan teroris di Makassar.

"Selaku aktivis pemuda di Sulsel, saya berharap kepolisian segera bongkar kelompok jaringan teror di Makassar karena ini sangat meresahkan dan membuat masyarakat terbatas untuk melakukan aktivitas di tempat umum, terkhusus di rumah ibadah," katanya.

 

Terpisah, Sekretaris PPI Sulsel, Andi Aswadi yang juga mantan sekretaris KAMMI Wilayah Sulsel mempertegas bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku teror di Sulsel. Terkhusus di Kota Makassar.

Baca Juga : Dalam 5 Bulan Polri Sudah Tangkap 217 Teroris, 108 di Antaranya Terkait Bom Katedaral Makassar

"Ini ujian bagi pihak keamanan dalam hal ini TNI dan kepolisian dalam mebongkar jaringan pelaku teror di Makassar. Saya rasa pelaku teror tidak mewakili agama apa pun. Semua agama mengecam perilaku biadab tersebut," kata Aswadi.

Sponsored by advertnative
 
#Bom Bunuh Diri #gereja katedral makassar