Kamis, 25 Februari 2021 15:33
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pasangan Muhammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati menghadiri geladi resik dengan batik warna senada, Kamis (25/2/2021). Sama-sama beraksen biru.

 

Geladi resik digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, kompleks rumah jabatan gubernur Sulsel.

Ikut pula calon Ketua Tim Penggerak PPK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail. Danny mengenakan batik lengan panjang berwarna biru dipadu celana Hitam.

Baca Juga : Lima Penjabat Gubernur Dilantik 12 Mei, Bukan oleh Presiden Jokowi

Fatmawati Rusdi mengenakan baju batik biru dengan sentuhan warna pelangi di lengannya dan mengenakan jilbab biru.

 

Danny Pomanto membeberkan cara untuk tetap menjaga keharmonisan bersama wakilnya yaitu menyelesaikan tugas sesuai tupoksinya.

"Saya kira banyak faktor yang memberi tanda-tanda insya Allah kita kompak berdua. Pertama, beliau sosok perempuan yang punya kemampuan yang tidak dimiliki laki-laki. Kota ini butuh perempuan dalam pendekatan persuasif sehingga saya kira dengan dua hal itu saya lebih banyak meminta ibu Fatma untuk membantu saya dalam banyak hal," ujar Danny saat ditemui usai geladi resik.

Baca Juga : 11 Kepala Daerah di Sulsel Dilantik, Taufan Pawe Ucapkan Selamat

Soal seragam yang akan digunakan saat pelantikan, Danny mengatakan, ukuran bajunya sama dengan pada saat dia dilantik 2014 lalu.

"Biasaji, baju lama sama dengan baju baru tidak ada bedanya, yang penting tanggung jawabnya baru. Orang tidak tahu baju lama itu atau baju baru karena ukurannya saya hari ini sama dengan ukuran baju saya dengan saat pelantikan 2014 dulu," jelas Danny.

Sementara itu Fatmawati mengaku baju yang akan digunakan pada pelantikan tersebut dijahit di Jakarta. "Saya Rekhas Textiles di Jakarta," ujarnya sambil tersenyum.

Baca Juga : Diwarnai Isak Tangis, Pidato Kerakyatan Danny-Fatma: Pilkada Sudah Lewat, Saatnya Bersatu Membangun Makassar

Pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih Makassar ini akan digelar pada Jumat pagi (26/2/2021). Pelantikan tersebut akan dilaksanakan secara serentak 11 kepala daerah Sulsel.

 

Penulis : Yuniastika Datu