Rabu, 24 Februari 2021 09:18

Sulsel Siap Menjadi yang Terdepan Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Konferensi pers sosialisasi TP2DD di Four Points by Sheraton Hotel, Kota Makassar, Selasa (23/2/2021).
Konferensi pers sosialisasi TP2DD di Four Points by Sheraton Hotel, Kota Makassar, Selasa (23/2/2021).

Salah satu aplikasi teknologi digital yang saat ini tengah diterapkan adalah Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai kanal pembayaran transaksi keuangan secara digital.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Sulawesi Selatan melalui akselerasi program elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (ETP), mendorong integrasi ekonomi dan keuangan digital.

BI Sulsel dan Pemprov telah membentuk Lima Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yakni Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Maros, Gowa, dan Barru.

"Pembentukan TP2DD di Sulawesi Selatan merupakan bentuk konkret (quick-wins) sebagai upaya untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung inovasi dan percepatan implementasi ETP sesuai prinsip aman, efisien, dan terjangkau," ujar Kepala Perwakilan BI Sulsel Budi Hanoto di Four Points by Sheraton Hotel, Kota Makassar, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga : Kembangkan Digitalisasi Sistem Pembayaran, BI Sulsel Gelar FEKDI

TP2DD adalah forum koordinasi antarinstansi dan stakeholder terkait untuk mendorong inovasi, mempercepat, dan memperluas ETP dalam rangka mewujudkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi tata kelola keuangan.

Salah satu aplikasi teknologi digital yang saat ini tengah diterapkan adalah Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai kanal pembayaran transaksi keuangan secara digital.

 

Dalam meningkatkan layanan publik di masa pandemi, QRIS ini telah di implementasikan di lingkup pemerintah daerah sebagai solusi transaksi pembayaran, seperti pajak dan retribusi daerah untuk memberikan kemudahan pelayanan transaksi kepada masyarakat.

Baca Juga : Di PESyar 2020, Wagub Sulsel Dorong Kebersamaan Penguatan Ekonomi Syariah

Hingga Februari 2021, jumlah merchant yang telah mendaftarkan diri untuk menggunakan QRIS di Sulawesi Selatan mencapai 193.294 merchant atau tumbuh sebesar 209,3 persen.

Tingkat pertumbuhan tersebut berada di atas pertumbuhan nasional 120,0 persen. Ini menjadikan Sulawesi Selatan menempati peringkat ketujuh dari segi jumlah merchant QRIS di Indonesia dan sebagai salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan merchant QRIS tertinggi di Indonesia.

"Dengan tekad yang kuat, kita akan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai provinsi yang terdepan dalam menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi lokal dan nasional," kata Budi Hanoto.

Penulis : Yuniastika Datu
#BI Sulsel