Selasa, 23 Februari 2021 22:02

Mutasi Covid-19 Saat Ini 8 Kali Lebih Menular dari Virus Asli di Wuhan

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi
Ilustrasi

Para ilmuwan mengatakan bahwa strain baru dari virus ini yang disebabkan oleh mutasi kini sudah jauh lebih menular dari sebelumnya.

RAKYATKU.COM - Covid-19 diketahui kini sudah bermutasi dan varian baru ditemukan di Inggris. Varian baru tersebut juga dikabarkan mulai menyebar ke beberapa negara lainnya.

Kini, sebuah studi mengklaim bahwa Covid-19 sudah meningkat menjadi delapan kali lebih menular dibanding virus asli yang ditemukan di Wuhan, China.

Para ilmuwan mengatakan bahwa strain baru dari virus ini yang disebabkan oleh mutasi kini sudah jauh lebih menular dari sebelumnya. Mutasi yang diberi label D614G diyakini menjadi mutasi paling dominan di dunia.

Baca Juga : Terus Bertambah, Sudah 1.923 WNA di Indonesia Positif Covid-19

Varian ini mengandung perubahan genetik yang disebut dengan E484K, yang juga ditemukan di varian Brazil dan Afrika Selatan. Varian ini potensial untuk mengalahkan vaksin Covid-19 yang sudah ada atau antibodi alami.

Studi yang sudah dipublikasikan di jurnal eLife menemukan bahwa mutasi D614G jauh lebih menular.

 

Dikutip laman Daily Star, para ilmuwan membandingkan mutasi ini dan memperkenalkan D614G pada paru-paru, hati, dan sel kolon manusia, sambil melakukan riset yang sama dengan virus sebelumnya secara berbeda.

Baca Juga : Duh, Zona Kuning Covid-19 di Indonesia Meningkat Lagi

Tim, yang terdiri dari peneliti di New York University, New York Genome Centre, dan Mount Sinai, menemukan varian baru virus delapan kali lebih menular.

Dikutip dari The Sun via VIVA, menurut peneliti Dr Neville Sanjana, ini berarti bisa menjadi penyebab peningkatan kasus yang sangat cepat.

"Di bulan-bulan sejak kami memulai studi ini, pentingnya mutasi D614G telah berkembang: mutasinya sudah mencapai hampir prevalensi universal dan termasuk ke dalam semua varian baru yang dikhawatirkan," ujarnya.

Baca Juga : Tim Medis di India Kewalahan, Kematian Akibat Covid-19 Capai 3.980 Jiwa dalam 24 Jam

"Memastikan bahwa mutasi menyebabkan penularan lebih banyak bisa menjelaskan, sebagian, kenapa virus menyebar dengan sangat cepat selama setahun terakhir," lanjutnya.

Pada Rabu, dilaporkan bahwa vaksin Covid-19 terlihat berhasil dengan data yang menunjukkan bahwa vaksinasi memotong penularan hingga dua per tiga. Angka menunjukkan bahwa satu dosis vaksin Oxford atau Pfizer memiliki efek pada semua kelompok usia.

#Covid-19