Senin, 15 Februari 2021 10:02

Difasilitasi Wagub Sulsel, Bayi Tanpa Anus Pengungsi Gempa Sulbar Akhirnya Dirujuk di RSWS

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Dari dari pasangan suami istri Jasman dan Ratna sudah dirawat intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar.
Dari dari pasangan suami istri Jasman dan Ratna sudah dirawat intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar.

Bayi lelaki itu masih berusia empat hari atau tepatnya dilahirkan pada 10 Februari 2021 di Puskesmas Malunda. Kondisi bayi yang belum diberikan nama itu, lahir dengan kelainan tanpa lubang anus.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Seorang bayi pengungsi gempa bumi Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene akhirnya tiba di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Makassar, Ahad (14/2/2021).

Bayi ini merupakan putra pasangan suami istri Jasman dan Ratna. Mereka pengungsi korban gempa asal Desa Bambangan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Bayi lelaki itu masih berusia empat hari atau tepatnya dilahirkan pada 10 Februari 2021 di Puskesmas Malunda. Kondisi bayi yang belum diberikan nama itu, lahir dengan kelainan tanpa lubang anus.

Baca Juga : Izin Perjalanan Mudik Lebaran di Sulsel, ASN-Swasta ke Pimpinan Masing-Masing

Rujukan ke rumah sakit Makassar sempat terkendala karena kondisi kemampuan ekonomi keluarga. Hal itupun sampai diketahui oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Atas bantuan Wagub Sulsel yang memfasilitasi, sang bayi bersama keluarganya segera dirujuk dan mendapatkan penanganan lebih lanjut di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tidak hanya itu, turut beberapa relawan yang mendampingi keluarga Ratna.

 

Respons cepat Andi Sudirman pun diakui oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Majene, Patmawati.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel: Tidak Mau Tokonya Ditutup? Terapkan Protokol Kesehatan

Istri almarhum mantan Bupati Majene, Fahmi Massiara itu, mengatakan, "Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wagub Sulsel, juga kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi untuk perawatan sang bayi."

Wagub Sulsel pun mengutuskan timnya untuk mendampingi dan monitor kondisi bayi Ratna yang tengah mendapatkan perawatan medis di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

"Saya sudah komunikasi bersama Direktur RS Wahidin, beliau sangat responsif dalam pelayanan urgen. Karena ini emergency, sudah empat hari lahir dan butuh penanganan intensif," katanya.

Baca Juga : Plt Gubernur dan Kapolda Sulsel Pantau Penerapan Prokes di Pasar dan Mal

Meski bayi itu merupakan warga Sulbar, kata dia, Pemprov Sulsel tentunya siap menerima dan memberikan pelayanan kesehatan yang baik.

"Kami tahu bayi ini bukan dari Sulsel, tapi Sulbar. Tapi, emergency tidak mengenal batas wilayah, apalagi wilayah korban gempa. Kita selalu siap untuk yang terbaik," tegasnya.

Penulis : Irmawati Azis
#gempa sulbar #Andi Sudirman Sulaiman #Pemprov Sulsel