Senin, 08 Februari 2021 18:12

Respons Aspirasi Pedagang Karisa, Dewan Jeneponto Gelar RDP

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Respons Aspirasi Pedagang Karisa, Dewan Jeneponto Gelar RDP

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai rencana pemindahan pasar Karisa. 

RAKYATKU.COM, JENPONTO -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai rencana pemindahan pasar Karisa. 

Rapat tersebut bertempat di ruang rapat kerja komisi II DPRD Jeneponto, di pimpin oleh Ketua Komisi, Hanafi Sewang didampingi para anggota komisi. Selain itu juga dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan perindustrian.

"Rapat ini, untuk menyikapi aspirasi pedagan pasar terkait rencana pemindahan pedagan pasar Karisa," terang legislator fraksi PAN, Hanafi Sewang, dalam sambungan telepon, Senin (8/2/2021).

Baca Juga : Bahas Permendagri, Anggota DPRD Jeneponto Ikut Bimtek di Makassar

Sebelumnya diberitakan, Rencana pemindahan Pasar Karisa akhirnya terjawab. Pasar tidak jadi dipindahkan, tetapi akan dilakukan perbaikan. Anggarannya sudah tersedia dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin, mengatakan pemindahan Pasar Karisa di kawasan jalan lingkar, batal. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan dengan kesiapan anggaran kurang lebih Rp20 miliar.

 

"Sudah dilakukan pertemuan antara pemeintah dalam hal itu, Bupati Jeneponto (Iksan Iskandar) dengan para pedagang Pasar Karisa. Jadi, Pasar Karisa tidak jadi pindahkan. Akan diperbaiki yang sudah terbakar," kata Syafruddin, Kamis (4/2/2021).

Baca Juga : Patok Target Rp6,9 Miliar Setoran Pajak, Bupati Jeneponto: Kebutuhan Mendasar Jalankan Pemerintahan

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto itu menyebutkan, sudah melakukan peninjauan lokasi yang rencananya akan dibanguni pasar. Namun, objeknya terlalu jauh dari jalan utama dan terhalang di bagian depan tanah masyarakat lain.

"Iya, sebetulnya pemerintah menginginkan lahan sekitar empat hektar lebih. Namun, karena tidak jadi sehingga akan lebih fokus untuk membenahi bangunan pasar yang pernah terbakar, termasuk kiosnya dan lapaknya kita akan ubah desainnya," bebernya.

Selain itu, Kepala Bidang Humas Kominfo Pemkab Jeneponto, Mansur menyebutkan bupati bersama Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin meminta laporan terkait progres rekonstruksi atau pembangunan kembali pasar karisa yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran.

Baca Juga : Belum Setor LHKPN, Direktur PDAM Jeneponto: Tak Ada Pemberitahuan

Dia bilang, dari laporan beberapa kabag dan kepala OPD menyampaikan bahwa hasil dari rapat yang telah dilaksanakan  bersama, pemindahan pasar karisa ditunda dan tetap akan dilakukan pembangunan ditempat semula.

Bupati meminta agar kucuran dana sekitar 20 miliyar dengan melihat hasil survey investigasi lokasi yang sudah ada, pembangunan secepatnya dilakukan dan dapat dinikmati oleh masyarakat agar pembangunan nantinya mampu menonjolkan identitas daerah.

"Dana yang kurang lebih 20 milyar itu gunakan sebaik-baiknya untuk membangun kembali pasar karisa agar secepatnya bisa dinikmati oleh masyarakat, juga desainnya kalau bisa ditonjolkan identitas daerah kita ini," begitu kata Bupati Iksan Iskandar dalam coffe morning.

Baca Juga : Dukung Jeneponto Raih Adipura, PT Bayu Energi Serahkan Bantuan Motor Sampah

Rapat diselenggarakan dengan mengikuti Standar Operasioalnal Prosedur pencegahan Covid-19 dengan mengenakan masker dan lainnya.

 

Penulis : Samsul Lallo
#pasar karisa #DPRD Jeneponto #Pemkab Jeneponto