Jumat, 05 Februari 2021 23:02
Kereta baru yang disiapkan bagi jemaah lansia. (FOTO: DOK PRESIDENSI DUA MASJID SUCI)
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM -- Otoritas Saudi telah meluncurkan kereta baru untuk membawa jemaah lansia di dalam Masjidilharam, Mekah.

 

Presiden Jenderal Urusan Masjidilharam dan Masjid Nabawi, Syekh Abdurrahman Al-Sudais mengatakan, kereta itu bertujuan agar jemaah umrah dan jemaah lansia di dalam situs suci dapat bergerak dengan mudah dan lancar.

"Ini adalah salah satu layanan yang ingin dikembangkan," katanya.

Baca Juga : Raja Salman Salat Idulfitri di Masjidilharam, Pertama setelah Pandemi

Al Sudais juga menekankan pentingnya penerapan pencegahan yang berkelanjutan terhadap penyebaran Covid-19. Termasuk sterilisasi konstan dan jarak di antara jejak yang digunakan selama pelaksanaan ritual suci.

 

"Sejumlah titik berkumpul telah ditetapkan untuk membantu kelancaran pergerakan jemaah," imbuhnya.

Oktober lalu, Arab Saudi mulai menjalankan rencana bertahap untuk dimulainya kembali umrah setelah penangguhan sekitar tujuh bulan karena pandemi virus corona global. Peziarah sejak itu secara bertahap diizinkan masuk ke Masjidilharam sejalan dengan aturan kesehatan yang ketat.

Baca Juga : Arab Saudi Cabut Sejumlah Aturan Pencegahan COVID-19, Tak Ada Jaga Jarak di Masjidilharam

Tahap pertama dari rencana tersebut, yang dimulai pada 4 Oktober, mengizinkan 6.000 jemaah umrah dari dalam kerajaan per hari ke Masjidilharam.

Tahap kedua mulai berlaku pada 18 Oktober, memungkinkan sekitar 40.000 jemaah dan 10.000 jemaah sehari ke Masjidilharam. Sebanyak 20.000 jemaah umrah dan 60.000 jemaah per hari diizinkan untuk melakukan salat di masjid, menurut fase ketiga saat ini yang dimulai pada 1 November.