Selasa, 02 Februari 2021 17:43

WHO: Kasus COVID-19 Dunia Turun 3 Pekan Berturut-Turut

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)

Selagi vaksinasi dilaksanakan di seluruh dunia, penting untuk terus melanjutkan langkah berjaga-jaga untuk menjaga kesehatan warga.

RAKYATKU.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyampaikan bahwa jumlah kasus baru COVID-19 di dunia turun selama tiga pekan berturut-turut.

Dalam konferensi pers virtual di Jenewa, Senin (1/2/2021), Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan kabar itu menggembirakan, meskipun banyak negara masih menghadapi peningkatan jumlah kasus.

Tedros mengatakan COVID-19 kelihatannya dapat dikendalikan, meskipun ada varian baru muncul. Dia juga mengatakan bahwa langkah-langkah kesehatan publik seperti pembatasan sosial, mengenakan masker, dan kebersihan yang baik, terbukti berhasil mencegah perebakan baru.

Baca Juga : Benarkah Jokowi-Ma'ruf Sukses Atasi Pandemi Covid-19? Begini Menurut Pengamat

Akan tetapi, Tedros mengingatkan bahwa dunia pernah berada pada titik ini sebelumnya dan tidak berarti ini saatnya untuk bersantai.

"Tahun lalu ada beberapa saat di hampir semua negara ketika jumlah kasus menurun dan pemerintah terlalu cepat memulai kembali kegiatan ekonomi. Individu-individu dibiarkan bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan virus pun kembali muncul," ujarnya.

 

Tedros mengatakan selagi vaksinasi dilaksanakan di seluruh dunia, penting untuk terus melanjutkan langkah berjaga-jaga untuk menjaga kesehatan warga.

Baca Juga : Vatic Kembangkan Alat Tes COVID-19 Berbasis Air Liur, Pengujiannya Sangat Akurat

Ditambahkannya, mengendalikan perebakan virus berhasil menyelamatkan jiwa dan mengurangi peluang munculnya lebih banyak varian baru. "Dan hal ini membantu memastikan agar vaksin tetap efektif,” katanya.

Sponsored by MGID

Sumber: VOA Indonesia

Sponsored by advertnative
 
#WHO #Covid-19