Selasa, 26 Januari 2021 13:40

Pemprov Sulsel Ingin Replikasi Program Bantuan Modal Usaha di Bantaeng

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemprov Sulsel Ingin Replikasi Program Bantuan Modal Usaha di Bantaeng

Program ini sudah melalui kajian di Pemprov Sulsel dan ternyata memberikan dampak yang sangat baik untuk ketahanan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bantaeng.

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Pemerintah Provinsi Sulsel mengakui program bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW Pemkab Bantaeng menjadi salah satu program terbaik untuk memperkuat usaha kecil menengah (UKM) di daerah. Pemprov Sulsel berencana mereplikasi program ini di sejumlah daerah lainnya di Sulsel.

Hal itu diungkapkan Kepala Bappelitbangda Sulsel, Edi Junaedi saat menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Bantaeng di ruang pola kantor bupati Bantaeng, Selasa (26/1/2020).

Menurutnya, program ini sudah melalui kajian di Pemprov Sulsel dan ternyata memberikan dampak yang sangat baik untuk ketahanan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bantaeng.

Baca Juga : Safari Ramadhan di Ulu Ere, Ilham Azikin Sekalian Sosialisasi Pembatasan Bepergian Keluar Daerah

"Kami sudah berdiskusi membahas program ini. Pada saat Musrenbang RPJMD, kami sudah laporkan ke pimpinan dan DPRD agar program ini bisa direplikasi ke daerah lain di Sulsel," jelas dia.

Edi mengakui program ini adalah praktik cerdas dan bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan stimulus Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bantaeng.

 

Jika program ini juga ada di 24 kabupaten dan kota di Sulsel, maka bisa diprediksi UMKM di Sulsel akan tetap kokoh meski berada di masa pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga : Salat Idulfitri Dipusatkan di Lapangan Pantai Seruni, Pemkab Bantaeng Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

"Secepatnya kita akan replikasi program ini. Tentu kita akan sesuaikan dengan kondisi dan geografis daerah lainnya," kata dia.

Sponsored by MGID

Dia juga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang juga terus berupaya mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan di Bantaeng.

Menurutnya, Sulsel saat ini memang tengah bertekad untuk menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Indonesia.

Baca Juga : Bantaeng Siapkan Dua Titik Pos Penyekatan Larangan Mudik, Seperti ini Ketatnya

"Kita lihat bagaimana impor buah dan bahan makanan di Indonesia. Saya sangat salut, karena Bantaeng sudah berupaya untuk melakukan penanaman pohon buah berbasis pekarangan di berbagai wilayah," jelas Edi.

Dia menambahkan, forum konsultasi publik rancanan awal RKPD ini akan menjadi salah satu ruang untuk bersama-sama menggagas program untuk Bantaeng ke depan. Melalui forum ini, dia berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi bisa membangun komitmen dan persamaan perseepsi.

Baca Juga : Lantik Pengurus KKB, Ilham Azikin Cerita Tentang Prestasi Warga Bantaeng di Ambon

"Hal ini menjadi penting karena pandemi Covid-19 memberikan implikasi yang luar biasa kepada kita semua. Hampir semua urusan pemerintahan juga terdampak dengan pandemi ini," jelas dia.

Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin mengakui masa pandemi ini cukup mengganggu berbagai sektor. Mulai dari pemerintahan, pendidikan dan sosial. Meski demikian, dia mengakui, Pemkab Bantaeng terus berupaya melaksanakan program-program yang melindungi masyarakatnya.

Dia menambahkan, ada dua sektor yang tetap kokoh dan produktif di masa pandemi ini. Dia menyebut, sektor itu adalah usaha kecil menengah (UKM) dan sektor pertanian, perkebunan dan kelautan. Oleh karena itu, Pemkab Bantaeng terus berupaya memberikan sentuhan pada kedua sektor ini.

Baca Juga : Akom Support Program Bantuan Modal Usaha Pemkab Bantaeng

"Kedua sektor ini adalah yang kami perhatikan tetap produktif di masa pandemi ini," jelas dia.

Era Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin mengakui bahwa masa 2021 ini adalah titik awal era kebangkitan ekonomi kerakyatan. Dia menyebut, tahun ini, Pemkab Bantaeng tidak akan lagi fokus pada upaya untuk menjaga taraf kesehatan masyarakat.

Baca Juga : Akom Support Program Bantuan Modal Usaha Pemkab Bantaeng

"Tahun lalu, kita disibukkan dengan konsentrasi menjaga derajat kesehatan masyarakat. Tahun ini, adalah era kebangkitan ekononomi rakyat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19," jelas dua.

Dia menambahkan, program-program 2021 adalah program pengembangan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah dengan membangun sistem agro industri berkelanjutan yang bisa menopang pergerakan ekonomi bersakala besar.

"Agro industri ini akan terus kami dorong di Bantaeng karena pada dasarnya, pertanian ini adalah salah satu yang tetap produktif di masa pandemi Covid-19 ini," jelas dia.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Irmawati Azis
#bantaeng