Rabu, 20 Januari 2021 19:31

Soal Vaksin Covid-19 Berbayar, Ini Penjelasan Erick Thohir

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Erick Thohir
Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir sekaligus memberi klarifikasi terkait dugaan cip dalam vaksin Covid-19.

RAKYATKU.COM – Vaksin Covid-19 tak sepenuhnya gratis. Pemerintah bakal menyediakan vaksin berbayar. Mereknya dibedakan dengan gratisan.

Vaksin berbayar itu ada pada vaksinasi mandiri. Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, kita tidak bisa menutup mata terhadap vaksinasi mandiri tersebut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan memberikan vaksin gratis kepada masyarakat. Dimulai dari tenaga kesehatan hingga warga yang membutuhkan.

Baca Juga : 

"Vaksin gratis adalah prioritas yang diutamakan tetapi kita tidak bisa menutup mata juga, vaksin mandiri ini juga diperlukan," kata Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Rabu (20/1/2021).

 

Komisi VI DPR pada prinsipnya setuju dengan vaksinasi mandiri. Namun, ada beberapa catatan yang disampaikan kepada pemerintah.

Salah satunya, jenisnya harus dibedakan dengan yang gratisan. Mereknya harus berbeda. Kemudian, vaksin berbayar baru boleh diterapkan setelah vaksinasi gratis.

 

Sementara terkait cip dalam vaksin, Erick memberi klarifikasi. "Jadi bukan vaksin di dalamnya ada cip ke badan kita, tapi ini barcode di botol vaksin," kata Erick.

Menurut dia, fungsi barcode tersebut untuk memperjelas posisi vaksin dalam penomoran yang akan dimasukkan ke dalam kotak.

"Kalau di dalam kotak itu ada 10 botol, diambil satu ketahuan," kata Erick.

Nantinya, kotak tersebut juga kemudian dimasukan ke dalam kotak pendingin yang lebih besar lagi untuk dikirim ke berbagai daerah dengan menggunakan truk.

Selain itu, dengan teknologi tersebut, pengiriman vaksin dapat dimonitor lokasi dan temperaturnya. Setelah terbuka itu juga terdeteksi.

 

#Vaksin Covid-19