Selasa, 19 Januari 2021 23:57

Harusnya Sudah Dikubur saat 6 Jam Lalu Dinyatakan Meninggal, Ajaib! Wanita Ini Hidup Kembali

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Schoeman (www.bbc.com)
Schoeman (www.bbc.com)

Berlomba melawan waktu, mereka berusaha untuk mengeluarkan sebagian darah dari tubuh Schoeman, kemudian memompanya kembali dibarengi dengan memasukkan oksigen.

RAKYATKU.COM - Schoeman bersama suaminya, Rohan, terjebak dalam sebuah badai salju saat mendaki pegunungan Pyrenees, Spanyol, November lalu. Celaka, Schoeman adalah seorang penderita hipotermia akut.

Ketika di tengah badai, perempuan berusia 34 tahun yang kini menetap di Barcelona itu sontak sulit bicara juga sulit bergerak, kemudian jatuh pingsan. Kondisi kian memburuk. Mereka menunggu tim medis tiba. Tepat di saat itu, Rohan merasa istrinya sudah meninggal.

Dua jam kemudian tim medis datang. Menurut keterangan mereka, suhu tubuh Schoeman turun drastis menjadi 18 derajat Celcius. Sampai di Rumah Sakit Vall d'Hebron, Barcelona, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan.

Baca Juga : Rindu Ka'bah, Pasangan Suami Istri Nekat Naik Motor dari Indonesia ke Mekkah

"Dia tampak seolah-olah sudah mati," Jelas dr. Eduard Argudo seperti dikutip dari BBC.

Tetapi tim dokter meyakini bahwa dalam konteks hipotermia, Schoeman ada peluang selamat. Maka tim dokter tetap berupaya melakukan sesuatu.

 

Berlomba melawan waktu, mereka berusaha untuk mengeluarkan sebagian darah dari tubuh Schoeman, kemudian memompanya kembali dibarengi dengan memasukkan oksigen.

Baca Juga : Ingin Cuti Sebulan, Pria Ini Nikah 4 Kali dan Cerai 3 Kali

Alhasil, suhu tubuhnya ternyata berhasil naik mencapai 30 derajat celsius. Lalu mereka menggunakan defibrilator untuk membuat jantungnya kembali berdetak.

Sekitar enam jam setelah diawali layanan darurat, Schoeman akhirnya kembali menunjukkan tanda kehidupan. Ia hidup kembali.

Temperatur pegunungan yang rendah menyebabkan hipotermia, tapi di sisi lain justru menyelamatkan hidup Schoeman. Menurut dr. Eduardo, hipotermia telah 'mengawetkan' tubuh dan otaknya agar tidak memburuk saat tak sadarkan diri.

Baca Juga : Pesta Pernikahan Berubah Upacara Pemakaman, Wanita Ini Meninggal 6 Jam Setelah Meninggal

"Jika dia dalam kondisi terkena serangan jantung selama enam jam pada saat suhu tubuhnya normal, dia akan mati,” terang dr. Eduardo.

Schoeman pun akhirnya bisa pulang setelah 12 hari masa perawatan. Ia merasa beruntung bisa selamat dari peristiwa itu dan kini masih hidup. Ia begitu berterima kasih kepada semua staf rumah sakit. Dia menambahkan dia mungkin tidak akan kembali mendaki gunung selama musim dingin ini.

“Tetapi saya berharap pada musim semi nanti, kami dapat mulai mendaki lagi,” katanya.

#viral #Unik #aneh