Selasa, 05 Januari 2021 10:02
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Pandemi virus corona diharapkan segerah berlalu. Namun harapan tersebut harus dibarengi dengan upaya keras untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

 

Salah satu cara yang ditempuh untuk menyudahi pandemi ini adalah vaksinasi yang akan dilaksanakan pemerintah.

Di Sulsel, sebanyak 66.640 vaksin Sinovac akan digunakan. Vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat dijadwalkan tiba di Makassar, Selasa (5/1/2020).

Baca Juga : Gebyar Vaksin Covid-19, Pemkab Gowa Siapkan Doorprize Puluhan Sepeda Motor

"Vaksin akan tiba di Kota Makassar pada 5 Januari dan akan dititipkan di laboratorium vaksin," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari, Senin (4/1/2020).

 

Untuk Sulawesi Selatan, dr Ichsan Mustari mengatakan akan mendapatkan jatah vaksin dari pemerintah pusat sebanyak 66.640 dosis.

Vaksin itu nantinya akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, baik di Kota Makassar, maupun kabupaten/kota. Vaksinasi dijadwalkan dilaksanakan pada 14 Januari 2020. Serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Pria Ini Divaksinasi 90 Kali demi Jual Kartu Vaksin Palsu

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Sulsel masih mempersiapkan metode pendistribusian vaksin dan tenaga medis yang akan melakukan vaksinasi serta sasaran yang akan mendapatkan vaksin. Sebelum dilakukan vaksinasi, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kabupaten kota yang ada di Sulsel.

"Kita sementara berkoordinasi Pemerintah Kota Makassar dan kabupaten lain untuk pendistribusian vaksin ini. Sehingga H-2 dilaksanakan vaksin segala sesuatunya sudah dilaksanakan," tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) mengatakan, Dinas Kesehatan Sulsel sementara menyiapkan data klinis masyarakat Sulsel.

Baca Juga : Kemenkes Angkat Bicara Soal Dosis Keempat dan Suntik Vaksin COVID-19 Tiap Tahun

"Harapan Bapak Presiden, tahun ini vaksin dijalankan dan kita harus bergerak lebih cepat. Oleh karena itu, saya harap bisa betul-betul mempersiapkan diri terutama tenaga kesehatan. Kita memulai vaksin di Februari. Pertama yang divaksin ini adalah tenaga kesehatan," kata NA.

Mantan bupati Bantaeng dua periode ini mengatakan vaksin tersebut nantinya akan diberikan pada orang tertentu. Ada kreteria yang akan mendapatkan kesempatan untuk divaksin.

"Tidak sembarangan orang untuk divaksin. Ada beberapa kriteria. Kita dahulukan tenaga kesehatan sesuai arahan Bapak Presiden," ungkapnya.

Penulis : Syukur