RAKYATKU.COM - Penerapan jam malam di Kota Makassar tampaknya masih akan terus berlanjut. Hal ini seperti disampaikan Ketua Tim Epidemiologi Satgas Covid-19 Makassar, Ansariadi.
Perpanjangan jam malam oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tersebut merujuk pada surat edaran terbaru penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.
Kasus Covid-19 yang masih meningkat menjadi alasan pihaknya untuk memperpanjang pembatasan jam malam. Sehingga, intervensi perlu dilakukan.
"Kita akan lanjutkan seminggu sampai melihat perkembangan," kata Ansariadi di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar, Minggu (3/1/2021).
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar telah menerapkan jam malam sejak 23 Desember lalu dan berakhir hari ini, Minggu (3/1/2021). Penerapan jam malam ini dimaksudkan untuk menekan penyebaran virus corona di Makassar.
Namun karena belum maksimal, Pemerintah Kota Makassar selanjutnya akan menambah jam malam hingga 11 Januari mendatang.
Baca Juga : GMTD Gelar Donor Darah Jelang Ramadan, Kumpulkan 95 Kantong dan Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat
Kendati demikian, kebijakan perpanjangan tersebut, kata Ansariadi, belum diputuskan. Namun, ia mengaku telah berkoordinasi dengan Rudy Djamaluddin sebagai pengambil kebijakan.
"Kemungkinan akan disetujui. Kami sudah diskusikan dengan Pak (pj) Wali Kota. Dan sudah menyiapkan draf perpanjangannya," tambahnya.
Staf Ahli Komunikasi dan Media Pemkot Makassar, Nadir Mubarak meminta kepada masyakarat untuk memahami kondisi yang ada. Sebab, kasus Covid-19 masih tinggi. Ia pun berharap semua pihak ikut berperan aktif untuk menekan penyebaran virus corona.
Baca Juga : Mercure Nexa Pettarani Tawarkan Paket Buka Puasa dengan 100an Menu setiap Hari
"Kami minta perhatiannya semua dan saling membantu untuk memberi edukasi kepada masyakarat," imbaunya.
